<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Tiga Generasi</title>
	<atom:link href="http://tigagenerasi.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tigagenerasi.wordpress.com</link>
	<description>Belajar mengikuti tiga generasi terbaik</description>
	<lastBuildDate>Fri, 15 Oct 2010 03:11:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='tigagenerasi.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Tiga Generasi</title>
		<link>http://tigagenerasi.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://tigagenerasi.wordpress.com/osd.xml" title="Tiga Generasi" />
	<atom:link rel='hub' href='http://tigagenerasi.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam- Sebagai seorang suami</title>
		<link>http://tigagenerasi.wordpress.com/2010/10/15/rasulullah-saw-sebagai-seorang-suami/</link>
		<comments>http://tigagenerasi.wordpress.com/2010/10/15/rasulullah-saw-sebagai-seorang-suami/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Oct 2010 02:35:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tigagenerasi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islamic]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tigagenerasi.wordpress.com/?p=67</guid>
		<description><![CDATA[Orang yang mempelajari sejarah hidup Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. maka ia akan menemukan bahwa Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. adalah orang yang sangat memperhatikan isterinya, menjaganya, dan memberikan kecintaan kepadanya. Banyak sekali contoh tentang hal tersebut, Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. adalah &#8230; <a href="http://tigagenerasi.wordpress.com/2010/10/15/rasulullah-saw-sebagai-seorang-suami/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tigagenerasi.wordpress.com&amp;blog=10399714&amp;post=67&amp;subd=tigagenerasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" style="margin:10px;" title="mawar" src="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSVAbMW8WA9IUpTwGRpGK7dXzQ-6Og3sIT0DSu04sCz9PFnQtg&amp;t=1&amp;usg=__sH_6vLQNehd9LZbFEGogSuX2cEY=" alt="" width="207" height="244" /></p>
<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } --><span style="font-family:Scheherazade;">Orang yang mempelajari sejarah hidup Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. maka ia akan menemukan bahwa Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. adalah orang yang sangat memperhatikan isterinya, menjaganya, dan memberikan kecintaan kepadanya.<br />
Banyak sekali contoh tentang hal tersebut, Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. adalah orang yang pertama menghibur ketika isterinya bersedih, menghapus air matanya, mengerti perasaannya, tidak memojokkannya dengan kata-kata yang tidak enak di dengar,  beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. mendengarkan pengaduannya, meringankan kesedihannya, bertamasya dan berlomba dengannya, mempertimbangkan usulannya, menghormati pribadinya tidak merendahkannya ketika terjadi musibah atau masalah, bahkan beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. memberitahukan cintanya kepadanya dan bahagia dengan cinta tersebut, berikut adalah beberapa contoh kasih sayang Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. terhadap isteri-isterinya:</span></p>
<p><span style="font-family:Scheherazade;">Mengetahui perasaannya<br />
Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. bersabda kepada Aisyah -Radiallahuanha-. : ”Sesungguhnya saya mengetahui jika kamu senang terhadap saya, dan jika kamu sedang marah kepadaku, Aisyah berkata: dari mana Baginda mengetahuinya? Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. menjawab: adapun jika engkau sedang senang terhadapku, maka kamu akan mengatakan ‘tidak’ dan demi Tuhan (nya) Muhammad! Dan jika kamu sedang marah maka kamu akan mengatakan ‘tidak’ dan demi tuhan (nya) Ibrahim -Alaihi wasalam-! Aku (Aisyah -Alaihi wasalam-) berkata: ya, betul itu..”.<br />
(HR. Aisyah -Alaihi wasalam- , al muhaddits: Muslim, Hadits shahih, sumber: al Musnad as Shahih, Hal atau no: 2439).</span></p>
<p><span style="font-family:Scheherazade;"><span id="more-67"></span>Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. Memperhatikan rasa cemburunya dan cintanya<br />
Hadits dari Ummu salamah -Radiallahuanhu-. Bahwasanya ia membawakan Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. dan para sahabatnya satu piring makanan, kemudian Aisyah -Radiallahuanha-. Datang dengan memakai pakaian (kisaa’), dan sedang membawa fahr (sebuah batu), dan menggunakan fahr tersebut memecahkan piring (yang di bawa oleh Ummu Salamah), kemudian Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam- . mengumpulkan ke dua pecahan piring tersebut, dan Beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. bersabda: “makanlah telah cemburu Ummu kalian dua kali, kemudian Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. mengambil piringnya Aisyah -Radiallahuanha-. Dan memberikannya kepada Ummu salamah -Radiallahuanhu-. Dan memberikan piring Ummu Salam -Radiallahuanhu-. Kepada Aisyah -Radiallahuanha-. “.<br />
(HR. Ummu Salamah -Radiallahuanhu-., Hadits Shahih, al Muhaddits al Baany, sumber: shahihu Nasaai, Hal atau no: 3966).</span></p>
<p><img src="../wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" border="0" alt="" width="1" height="1" align="BOTTOM" /><span style="font-family:Scheherazade;">Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. memahami kelemahannya dan tabiatnya<br />
Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. bersabda: “Aku berwasiat kepada kalian mengenai wanita,  karena perempuan di ciptakan dari tulang rusuk (yang bengkok), sesungguhnya sesuatu yang paling bengkok pada tulang rusuk adalah bagian atasnya, jika kamu (memaksanya) supaya lurus, maka kamu akan memecahkannya, dan jika kamu membiarkannya bengkok maka ia akan senantiasa bengkok, maka aku berwasiat kepada kalian (peliharalah dengan baik) para wanita”.<br />
(HR. Abu Hurairah -Radiallahuanhu-., Hadits Shahih, Sumber: al Jaami’u Sshahih, al Muhaddits: Bukhari, Hal atau no: 3331).<br />
Hadits diatas bukan sebagai celaan terhadap kaum hawa (wanita) sebagaimana yang di pahami oleh sebagian orang,  akan tetapi untuk memahamkan kaum pria tentang tabi’at seorang perempuan.<br />
Dalam hadits tersebut terdapat suatu pemahaman yang sangat menakjubkan mengenai tabiat seorang perempuan, dan juga di dalamnya terdapat suatu isyarat bahwa boleh membiarkan seorang perempuan sesuai dengan tabi’atnya (mengikuti karakternya) dalam hal-hal yang hukumnya Mubah (boleh), akan tetapi tidak boleh membiarkannya larut dalam tabi’atnya (karakternya)  jika hal tersebut dapat membuat dia berbuat suatu yang tercela seperti maksiat dan meninggalkan hal-hal yang wajib.</span></p>
<p><span style="font-family:Scheherazade;">Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. mengadu dan bermusyawarah dengannya.<br />
Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. bermusyawarah dengan isteri-isterinya mengenai hal-hal yang penting, diantaranya Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. bermusyawarah dengan Ummu Salamah -Radiallahuanhu-. Pada ” Shulhul Hudaibiyah”. (perdamaian Hudaibiyah),  Ketika Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. telah selesai menulis hal-hal yang beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. sepakati dengan pihak kaum Quraisy, yaitu perjanjian Hudaibiyah tahun Hudaibiyah, beliau bersabda kepada para sahabatnya: “berdirilah kalian semua, berkorbanlah (potong hewan kurban), dan bertahallul –lah (cukur rambut), beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. bersabda: tidak ada seorangpun dari mereka yang berdiri, sampai beliau mengatakan hal tersebut tiga kali, ketika tidak ada satupun dari mereka yang berdiri, maka beliaupun masuk dan menemui Ummu Salamah -Radiallahuanhu-. kemudian menceritakan hal tersebut kepadanya,  maka Ummu Salamah mengatakan kepadanya: Wahai Nabi Allah !, keluarlah dan jangan bicara dengan siapapun dari mereka, sampai Baginda memotong hewan kurban milik Baginda dan panggillah tukang cukur Baginda dan bercukurlah, beliaupun -Shalallahu alaihi wasalam-. berdiri dan tidak berbicara dengan siapapun dari mereka, sampai beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. selesai melakukan hal tersebut. Maka ketika mereka (para sahabat)  melihat apa yang telah di lakukan Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-., merekapun berdiri dan memotong hewan kurbannya (damnya),  dan mereka saling bercukur-cukuran, sehingga hampir saja mereka salaing membunuh di karenakan ke samaran”.<br />
(HR. Ummu Salamah Hindun Binti Abi Umayyah -Radiallahuanhu-., Hadits Mutawatir, al Muhaddits: Ibn jarir at Tabari, Sumber: Tafsir At Tabari, Hal atau no: 2/293).</span></p>
<p><span style="font-family:Scheherazade;">Menunjukkan kecintaanya dan kesetiaannya kepadanya<br />
Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. bersabda kepada Aisyah -Radiallahuanha-. Pada hadits Ummu Zar’I t Thawil Yang di riwayatkan oleh Imma Bukhari: “ Saya untukmu seperti Abi Zar’I terhadap Ummu Zar’I “ artinya: kesetiaan dan cinta saya kepadamu seperti kesetiaan dan cinta  Abi Zar’I, kemudian Aisyah -Radiallahuanha-. Berkata: demi Ayah dan Ibuku Engkau lebih baik daripada Abi Zar’I terhadap Ummu Zar’I”.<br />
(HR. Aisyah -Radiallahuanha-., Hadits Shahih, al Muhaddits: Bukhari, sumber: Al Jaami’ As shahih, hal atau no: 5189).</span></p>
<p><span style="font-family:Scheherazade;">Memanggilnya dengan panggilan yang baik<br />
Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. memanggil Aisyah -Radiallahuanha-. Dengan panggilan: Ya ‘Aisy.., ini Jibril -Alaihi wasalam- Mengucapkan salam untukmu, maka aku (Aisyah -Radiallahuanha-.) berkata: atasnya salam dan Rahmat Allah swt. dan berkah-Nya kepadanya, Baginda melihat apa yang aku tidak lihat. Yang dia maksud Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam- .</span></p>
<p><span style="font-family:Scheherazade;">Terkadang beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. memanggil Aisyah -Radiallahuanha-. Dengan panggilan “wahai Humairah” , kata “humairah” ialah bentuk tashgir (diminutif) dari kata al Hamraa’ artinya yang putih.<br />
(HR. Aisyah -Radiallahuanha-., Hadits sanadnya shahih, al Muhaddits: Ibn Hajar al Asqalani, sumber: Fathul baari oleh Ibn hajar al Asqalaany, no atau hal: 515/2).</span></p>
<p><span style="font-family:Scheherazade;">Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. makan dan minum bersamanya<br />
Aisyah -Radiallahuanha-. Berkata: “ketika saya sedang haidh saya minum, kemudian minuman saya di ambil oleh Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-., kemudian beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. meletakkan mulutnya di tempat bekas mulut saya, kemudian beliau minum, saya sedang menggigit sisa-sisa daging yang terletak di tulang sementara saya sedang haid, kemudian (tulang) tersebut di ambil oleh Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. , kemudian beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. meletakkan mulutnya pada tempat bekas mulut saya”.<br />
(HR. Aisyah -Radiallahuanha-., Derajat hadits: shahih, Muhaddits: Muslim, Sumber: al Musnad Shahih, Hal/no: 300).</span></p>
<p><span style="font-family:Scheherazade;">Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. tidak pernah mengeluhkan keadaan isterinya.<br />
Aisyah -Radiallahuanha-. Berkata: “Saya menyisir rambut Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. ketika saya sedang haid”.<br />
(HR. Aisyah -Radiallahuanha-., Derajat hadits: Shahih, al Muhaddits: al Bukhari, sumber: al Jaami’ shahih, Hal/no: 295).</span></p>
<p><span style="font-family:Scheherazade;">Rasulullah  -Shalallahu alaihi wasalam-. tidur dan bersandar di kamar isterinya.<br />
Aisyah -Radiallahuanha-. Berkata: “Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. bersandar di kamarku ketika aku sedang haid, kemudian beliau membaca al Qur’an”.<br />
(HR. Aisyah -Radiallahuanha-., Derajat hadits: Shahih,<br />
al Muhaddits: Bukhari, Sumber: al Jaami’ shahih, Hal/no: 297).</span></p>
<p><span style="font-family:Scheherazade;">Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. bertamasya dengan isterinya<br />
Adalah Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. ketika hendak melakukan perjalanan maka beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. mengundi isteri-isterinya , kemudian Aisyah -Radiallahuanha-. Dan Hafshah -Radiallahuanhu-. Namanya di undi, lalu nama keduanya keluar secara bersamaan. Maka pada malam hari Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. berjalan di temani Aisyah -Radiallahuanha-. Dan beliau ngobrol dengannya, maka Hafshah -Radiallahuanhu-. Berkata kepada Aisyah -Radiallahuanha-. : Bagaimana kalau malam ini kamu menunggangi unta saya dan saya menunggangi unta kamu dan kita sama-sama memperhatikan (apa yang akan di lakukan oleh Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-.)? Aisyah menjawab: baik, maka Aisyahpun menunggangi unta Hafshah. Sementara Hafshah menunggangi unta Aisyah. Kemudian Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. mendatangi unta Aisyah yang sementara di tunggangi oleh Hafshah, Beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. mengucapkan salam kepadanya dan berjalan bersamanya, sampai mereka singgah, Aisyah -Radiallahuanha-. Tertinggal jauh diapun cemburu, ketika mereka singgah (pada suatu tempat) maka Aisyah -Radiallahuanha-. Meletakkan kakinya pada rumput-rumput yang ada (memukul-mukulkannya ke tanah), kemudian ia berkata: Ya Tuhan ! biarkanlah kalajengking menyengat saya atau ular mematuk saya.  Rasul-Mu! dan saya tidak  dapat mengatakan sesuatupun kepadanya”.<br />
(HR. Aisyah -Radiallahuanha-., Hadits Shahih, al Muhaddits: Muslim, sumber: al Musnad as Shahih, Hal/No: 2445).</span></p>
<p><span style="font-family:Scheherazade;">Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. membantu isterinya mengerjakan pekerjaan rumah<br />
Aisyah -Radiallahuanha-. Di tanya: mengenai apa yang di lakukan Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. di rumahnya? Aisyah -Radiallahuanha-. Menjawab: beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. membantu isterinya dalam menyelesaikan pekerjaan rumah, dan jika beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. mendengarkan adzan beliaupun keluar (ke mesjid)”.<br />
(HR. Aisyah -Radiallahuanha-., Hadits Shahih, al Muhaddits: Bukhari, Sumber: al Jaami’ as Shahih, Hal/No: 5363).</span></p>
<p><span style="font-family:Scheherazade;">Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. mengerjakan sesuatu yang bisa beliau lakukan sendiri untuk meringankan beban isterinya</span></p>
<p><span style="font-family:Scheherazade;">Aisyah -Radiallahuanha-. Di tanya mengenai apa yang di lakukan Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. di rumahnya? Aisyah menjawab: beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. mencuci sendiri pakaiannya, memeras susu kambingnya, dan melayani dirinya sendiri”.<br />
(HR. Aisyah -Radiallahuanha-.,  Hadits Shahih, al Muhaddits: al Baany, Sumber: Shahihul Jaami’, Hal/No: 4996).<br />
Aisyah -Radiallahuanha-. Juga mengatakan bahwa: Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. sendiri yang menjahit bajunya, menambal sandalnya dan mengerjakan seperti apa yang di lakukan suami-suami yang lain di rumahnya”.<br />
(HR. Aisyah -Radiallahuanha-., Hadits shahih, al Muhaddits: al Baany, Sumber: Shahihul Jaami”, Hal/No: 4937).</span></p>
<p><span style="font-family:Scheherazade;">Menahan diri  (agar tidak marah) untuk kebahagiaannya (pada hal-hal yang boleh)<br />
Abu Bakar -Radiallahuanhu-. Masuk ke rumahnya Aisyah -Radiallahuanha-. Sementara terdapat dua anak perempuan yang sedang memukul rebana, dan keduanya menyanyi, sementara Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. sedang menutup kepalanya dengan kainnya, kemudian beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. membuka penutup di wajahnya dan mengatakan: wahai Abu Bakar biarkan saja! Hari ini adalah hari raya, yaitu hari-hari Mina, sementara Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. pada waktu itu berada di Madinah”.<br />
(HR. Aisyah -Radiallahuanha-., Hadits Shahih, al Muhaddits: al Baany, Sumber: Shahihu nasaa’I, Hal/No: 1596).</span></p>
<p><span style="font-family:Scheherazade;">Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. cinta kepada isteri-isterinya<br />
Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. sangat cinta dan sayang terhadap Khadijah -Radiallahuanhu-. Sementara saya (Aisyah -Radiallahuanha-.) tidak pernah bertemu dengan Khadijah, Aisyah -Radiallahuanha-. Berkata: jika Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. memotong seekor kambing, maka beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. bersabda: kirimkanlah (dagingnya) untuk kerabat-kerabat Khadijah. Aisyah -Radiallahuanha-. Berkata: dan pada suatu hari aku marah, dan aku mengatakan: Khadijah? Lalu Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. bersabda : sesungguhnya saya telah di karuniai cintanya”…<br />
(HR. Aisyah -Radiallahuanha-., Hadits shahih, al Muhaddits: Muslim, sumber: al Musnad as Shahih, hal/no:2435).<br />
74712- jika beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. memotong kambing, beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. bersabda: kirimkanlah kepada kerabat-kerabat Khadijah”.<br />
(HR. Aisyah -Radiallahuanha-., Hadits Shahih, al Muhaddits: Muslim, Sumber: Shahihul jaami’, Hal/No: 4722).<br />
Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. memuji isterinya<br />
“Kelebihan Aisyah -Radiallahuanha-. Di bandingkan isteri-isterinya yang lain seperti bandingannya Tsaried (bubur, roti yang di remuk dan di rendam dalam kuah) dengan makanan-makanan yang lain”.<br />
(HR. Anas Bin Malik -Radiallahuanhu-., Hadits Shahih, al Muhaddits: Muslim, Sumber: al Musnad as Shahih, Hal/No: 2446).</span></p>
<p><span style="font-family:Scheherazade;">Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. bahagia ketika isterinya bahagia<br />
Aisyah -Radiallahuanha-. Berkata: pada suatu hari Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. pulang dari suatu peperangan sementara  saya menutupi sesuatu, lalu angin bertiup maka terbukalah kain penutup tersebut dan kelihatanlah boneka-boneka mainanku, Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-.pun bertanya: apa ini? Aisyah -Radiallahuanha-. Menjawab: ini adalah bonekaku (mainanku), kemudian beliau pun bertanya lagi: apa yang terdapat di tengah-tengahnya ini? Aku menjawab: itu adalah kuda, beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. bertanya lagi: apa yang terdapat di tubuhnya ini? Aku menjawab: itu adalah dua sayap, beliau bersabda: kuda mempunyai dua sayap? Aku berkata: apakah baginda Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. tidak pernah mendengar bahwasanya Sulaiman bin Daud mempunyai seekor kuda yang punya sayap. Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. pun tertawa sehinnga nampak gigi gerahamnya”.<br />
(HR. Aisyah -Radiallahuanha-., Hadits Shahih, al Muhaddits: al Baany, Sumber: Ghayatul maram, Hal/No: 129).</span></p>
<p><span style="font-family:Scheherazade;">Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. memperhatikan akhlak yang baik dari isteri-isterinya<br />
…jika tidak di sukai salah satu dari perangainya (si isteri) mungkin anda dapat menyukai perangainya yang lain…<br />
(HR. Muslim, Hadits Shahih, al Muhaddits Muslim, sumber al Musnad as Shahih, Hal/No: 1469).</span></p>
<p><span style="font-family:Scheherazade;">Tidak menyebarkan rahasia-rahasianya (baik dari pihak isteri atau suami)<br />
Sesungguhnya orang yang paling jelek (jahat) posisinya di sisi Allah pada hari kiamat ialah: suami yang membuka rahasia isterinya (mempermalukannya), dan isteri yang mempermalukan suaminya, dan menyebarkan rahasianya”.<br />
(HR. Abu Sa’id al Khudry, Hadits Shahih, al Muhaddits Muslim, Sumber: al Musnad Shahih, Hal/No: 1437).</span></p>
<p><span style="font-family:Scheherazade;">Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. tidak menyaikiti atau memukul isterinya<br />
Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. tidak pernah memukul sesuatu dengan tangannya, Beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. tidak pernah memukul isterinya, dan juga pembantunya, kecuali jika beliau sedang berjihad di jalan Allah Swt. (berperang….<br />
(HR. Aisyah -Radiallahuanha-., Hadits Shahih, al Muhaddits Muslim, sumber: al Musnad as Shahih, Hal/No: 2328).</span></p>
<p><span style="font-family:Scheherazade;">Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. menjaga dan mengusap air mata isterinya<br />
Shafiyah -Radiallahuanhu-. Bersama dengan Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. pada suatu perjalanan, lalu ia lambat di dalam perjalanan, maka Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. menemuinya sementara ia sedang menangis, dan berkata: baginda memberikan aku unta yang lambat, maka Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. mengusap air mata di kedua matanya dan mendiamkannya”.<br />
(HR. an Nasaa’i).</span></p>
<p><span style="font-family:Scheherazade;">Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. menyuapi isterinya<br />
Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. bersabda: “Sesungguhnya kamu tidak akan menafkahkan suatu nafkah yang engkau mengharap dengan nafkah tersebut Ridha Allah, kecuali Allah akan menambahakan dan meninggikan derajatmu, sekalipun hanya suapan yang engkau letakkan di mulut isterimu”.<br />
(al Muhaddits: Ibn Taimiyyah, Hadits Shahih, Sumber: al Majmu’ fatawa, Hal/No: 30/10).</span></p>
<p><span style="font-family:Scheherazade;">Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. memperhatikan kebutuhan-kebutuhan isterinya<br />
Aku bertanya: wahai Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. apa hak isteri terhadap kami (para suami), Beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. menjawab: memberinya makanan jika kamu makan, memberinya pakaian jika kamu punya pakaian, jangan pukul wajahnya, jangan mencacinya, dan jangan membentaknya kecuali jika kamu di rumah (jauh dari pandangan orang banyak)”.<br />
(HR. Mu’awiyah bin Hidah al Qusyairy, derajat hadits: (di syaratkan dalam al Muqaddimah) bahwasanya  hadits ini adalah hadits shahih sesuai dengan jalur ahlul hadits, al Muhaddits: Ibn Daqiq al ‘id, Sumber: al Ilmam, Hal/No: 2/655).</span></p>
<p><span style="font-family:Scheherazade;">Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. memilihkan nama-nama yang baik untuk isterinya<br />
Aisyah -Radiallahuanha-. Berkata kepada Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. : Ya Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. setiap isteri-isterimu mempunyai kuniyah (gelar) kecuali saya, lalu Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. berkata kepadanya: berilah dirimu kuniya dengan nama anakmu Abdullah yakni Abdullah Ibn Zubair, kamu sekarang adalah Ummu Abdullah, berkata: maka senantiasa ia di gelar dengan sebutan Ummu Abdullah sampai ia wafat sementara ia tidak pernah melahirkan”.<br />
(HR. ‘Urwa bin Zubair, sanadnya shahih, al Muhaddits al Baany, sumber: silsilatu ahaaditsu as Shahihah, Hal/No: 1/255).</span></p>
<p><span style="font-family:Scheherazade;">Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. mencintai isterinya dan menghormati keluarganya<br />
Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. mengutus ‘Amru bin ‘Ash -Radiallahuanhu-. dalam suatu peperangan zaatu ssalaasil , ia berkata: lalu aku mendatanginya kemudian aku berkata: siapa yang anda paling sukai? Beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. menjawab: Aisyah, aku bertanya lagi kalau dari golongan laki-laki? Beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. menjawab: ayahnya (yaitu Abu Bakar -Radiallahuanhu-.), aku bertanya lagi: kemudian siapa lagi? Beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. menjawab: Umar, kemudian beliau menyebutkan beberapa orang , lalu aku diam khawatir beliau akan menjadikanku paling terakhir dari mereka (dari nama-nama yang telah di sebutkan)”.<br />
(HR. Abu Utsman an Nahdy, Hadits Shahih, Muhaddits: Bukhari, sumber: al Jaami’ as Shahih, Hal/No: 4358).</span></p>
<p><span style="font-family:Scheherazade;">Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. tidak mencacinya ketika terjadi masalah<br />
Aisyah -Radiallahuanha-. Berkata: adalah Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. ketika ingin melakukan perjalanan maka beliau mengundi nama-nama para isterinya maka barangsiapa dari mereka yang keluar namanya (undiannya) maka dialah yang berhak menemaninya dalam perjalanan, dan ketika terjadi perang Bani Mushtalaq undian (nama) saya keluar, maka akupun keluar bersamanya. Aisyah -Radiallahuanha-. Berkata: perempuan-perempuan pada waktu itu memakan al ‘alq (sepotong daging) tidak menggemukkan, dan ketika melakukan perjalanan maka saya mempunyai unta dan saya duduk di dalam tenda (yang di letakkan di atasnya), kemudian beberapa orang datang lalu membawaku dengan mengangkat bagian bawah tenda kemudian mereka mengangkatnya, lalu mereka meletakkannya di atas punggung unta dan mengikatnya dengan tali setelah itu mereka pergi.<br />
Aisyah -Radiallahuanha-. Berkata: ketika Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. selesai dari perjalanannya maka kafilahpun berangkat (untuk pulang), dan ketika mereka telah mendekati Madinah mereka singgah di suatu tempat dan bermalam di tempat tersebut beberapa malam. Kemudian setelah itu ada izin untuk melanjutkan perjalanan maka orang-orangpun siap-siap untuk berangkat sementara saya keluar untuk melaksanakan hajat saya dan di leher saya terdapat sebuah kalung, dan ketika saya telah selesai dari membuang hajat, kalung tersebut lepas dari leher saya dan saya tidak tau jatuh di mana?, lalu aku kembali ke tempat barang-barang dan mencari kalung saya tapi aku tidak menemukannya, sementara orang-orang telah siap-siap untuk berangkat, kemudian aku kembali ke tempat aku membuang hajatku tadi lalu aku mencarinya sampai aku menemukannya.<br />
kemudian datang orang-orang yang bertugas mempersiapkan unta saya – dan mereka telah selesai dari persiapannya- lalu mereka mengangkat tenda, mereka mengira saya berada di dalam tenda tersebut sebagaimana yang telah saya lakukan sebelumnya (saya berada di dalam tenda tersebut), mereka pun mengangkatnya dan mengikatnya di atas punggung unta, dan mereka tidak ragu kalau saya ada di dalamnya lalu mereka menuntun unta dan berangkat…!!!!<br />
Kemudian aku kembali ke tempat para prajurit (setelah ia menemukan mencari kalungnya di tempat ia membuang hajatnya) akan tetapi aku tidak menemukan siapa-siapa lagi? Seluruhnya telah berangkat. Aisyah -Radiallahuanha-. Berkata: lalu aku menggulung jilbabku dan tidur di tempatku, dan saya mengetahui bahwa kalau saya tertinggal,  maka orang-orang akan datang mencari saya, demi Allah! Saya sedang tidur, dan Marwan bin Mu’atthal as Salamy lewat di depan saya, beliau juga terlambat karena melaksanakan beberapa hajatnya, maka dia tidak menginap bersama dengan orang-orang yang lain, kemudian ia melihat bayangan-bayangan hitam iapun mendekat dan berdiri di depan saya –dan ia melihatku sebelum saya mengenakan  hijabku-dan ketika ia telah melihatku iapun berkata: inna lillahi wa inna ilaihi raaji’uun ini adalah isteri Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-.? dan saya sedang berbantalkan dengan kainku..!!! ia berkata: apa yang membuat anda terlambat semoga Allah merahmatimu? Aisyah -Radiallahuanha-. Berkata: aku tidak pernah menjawab pertanyaannya, kemudian ia mendekati unta dan berkata: naiklah! Dan iapun menjauh dari saya. Aisyah -Radiallahuanha-. Berkata: dan aku menunggangi unta tersebut dan ia menuntun unta berjalan mencari orang-orang yang lain, demi Allah ! kami tidak menemukan  yang lain,  aku tidak merasa kehilangan sampai ketika subuh hari mereka turun, dan ketika mereka telah tenang datanglah seseorang yang menunutun untaku, maka mulailah orang-orang yang suka menyebarkan kebohongan mengatakan sesuatu, dan kamp militer berguncang, demi Allah aku tidak mengetahui  sedikitpun (tentang gossip yang menyebar).<br />
Kemudian kami tiba di Madinah…tidak seorangpun yang mengabarkan kepadaku tentang hal tersebut, sementara berita tersebut telah sampai kepada Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. dan kepada kedua orang tuaku, sementara mereka tidak membicarakan hal tersebut kepadaku sedikitpun , hanya saja saya merasakan sedikit keanehan dari Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. mengenai kelembutannya kepadaku tentang  pengaduan ini, maka aku mengingkari hal tersebut darinya, jika beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. masuk dan saya bersama dengan ibu saya yang merawatku, beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. berkata: bagaiaman kabar kalian? Tidak lebih dari itu.<br />
Aisyah -Radiallahuanha-. Berkata: sampai aku marah kemudian aku mengatakan: wahai Rasulullah! Ketika aku telah melihat beliau sangat tertutup terhadapku: jika anda mengizinkan saya akan pindah ke rumah ibuku? Beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. menjawab: tidak mengapa, Aisyah -Radiallahuanha-. Berkata: maka aku kerumah ibuku sementara saya belum mengetahui apa yang telah terjadi, sehingga aku sembuh dari sakitku setelah berlalu lebih dari 20 hari, kami orang-orang arab tidak membuat al kanf  (wc atau semacamnya) di dalam rumah kami, sebagaimana  yang di lakukan oleh orang selain arab, kami tidak menyukainya, akan tetapi kami keluar ke tempat yang luas di madinah, dan setiap perempuan keluar di malam hari untuk membuang hajatnya.<br />
Pada suatu malam aku keluar untuk melaksanakan beberapa hajatku dan saya di temani oleh Ummu Misthah, demi Allah! Ia berjalan bersama saya, tiba-tiba ia tersandung&#8230;lalu ia berkata: tersungkur Misthah? Maka aku mengatakan: sungguh tidak menyenangkan Demi Allah! Apa yang telah engkau katakan terhadap seseorang dari orang-orang muhajirin yang menyaksikan perang Badar”!!! ia berkata: apakah berita itu tidak sampai kepadamu wahai putri Abu Bakr -Radiallahuanhu-. ?? aku bertanya: berita yang mana? Maka iapun menceritakan aku terhadap apa yang telah di sebarkan oleh orang-orang ifki  (Yang suka membuat kebohongan), aku bertanya lagi? Sunnguhkah hal ini telah terjadi? Ia menjawab: iya, demi Allah! hal ini telah terjadi, Aisyah berkata: Demi Allah! Aku tidak mampu untuk membuang hajatku dan akupun kembali, demi Allah! Aku senantiasa menangis sampai aku mengira bahwasanya tangisan akan memecahkan hatiku.<br />
Aku berkata kepada ibuku: semoga Allah mengampunimu, orang-orang telah saling bercerita terhadap apa yang terjadi dan ibu tidak menceritakan kepadaku tentang hal tersebut sedikitpun? Ia menjawab: wahai putriku!!  Jangan kamu terlalu bersedih, hal ini sering terjadi jika seorang perempuan yang cantik dan di cintai oleh suaminya, sedangkan ia mempunya madu, maka mereka akan saling bercerita (gossip) demikian juga orang-orang lain, Aisyah -Radiallahuanha-. berkata: Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. bangkit dan berpidato di hadapan orang banyak, sementara saya tidak mengetahui hal tersebut, beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. memuji Allah swt. kemudian bersabda: wahai sekalian manusia! Mengapa seseorang menyakiti aku dengan memfitnah keluargaku mereka mengatakan atas diri mereka yang tidak benar? Demi Allah,  aku mengenal mereka bahwa mereka itu adalah orang-orang yang baik, mereka mengatakan hal tersebut terhadap seseorang, demi Allah swt. Aku tidak mengenal dia kecuali ia adalah orang yang baik, dan ia tidak masuk ke dalam rumah dari rumahku kecuali ia bersamaku!<br />
Aisyah -Radiallahuanha-. Berkata: hal ini di besar-besarkan oleh Abdullah bin Ubay bin salul dari suku Khazraj, bersama dengan Misthah dan Hamnah binti Jahasy karena saudarinya yaitu Zainab binti Jahasy adalah termasuk isteri Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. Tidak terdapat dari isteri-isteri Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. Yang menandingi posisi saya di sisi Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. Dari dia, namun Zainab binti Jahasy -Radiallahuanhu-. Allah swt. Menjaganya dengan agamanya (imannya yang kuat) maka ia tidak mengatakan sesuatu kecuali hal yang baik, adapun Hamnah (saudarinya) ia menyebarkan kebohongan ini karena posisi adiknya yang menjadi isteri Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-.<br />
Maka ketika Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. Mengatakan perkataannya (pidatonya) tersebut Usaid bin Khudair mengatakan: “wahai Rasulullah ! jika mereka dari kaum Aus maka kami akan membunuh mereka, dan jika mereka dari kaum kami Khazraj maka perintahkanlah kami dengan perintahmu, demi Allah! Mereka memang pantas untuk di penggal kepalanya.<br />
Kemudian Sa’ad bin Ubadah Berdiri kemudian ia berkata: demi Allah, kamu telah berdusta, kalian tidak akan memenggal leher mereka, sesungguhnya kamu tidak mengatakan perkataan tadi kecuali engkau telah mengetahui bahwasanya mereka dari suku Khazraj, seandainya dari kaummu maka kamu tidak akan mengatakan hal tersebut.<br />
Maka Usaid mengatakan: Demi Allah, kamu telah berdusta, akan tetapi kamu adalah seorang munafik yang  memperdebatkan tentang orang-orang munafik…dan manusia saling menyerang sehingga hampir saja kedua suku ini saling bertempur, kemudian Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. Turun (dari mimbarnya) dan masuk menemui saya, dan beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. Memanggil Ali bin Abi Thalib -Radiallahuanhu-. Dan Usamah bin Zaid -Radiallahuanhu-. Kemudian Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. Bermusyawarah dengan keduanya, adapun Usamah -Radiallahuanhu-. Maka ia memuji (Aisyah -Radiallahuanha-.) dengan baik, kemudian ia mengatakan: Wahai Rasulullah! Ia adalah isterimu, dan kami tidak mengenal mereka kecuali mereka adalah orang-orang yang baik, dan berita ini adalah suatu kebohongan dan kebatilan!<br />
Adapun Ali bin Thalib -Radiallahuanhu-. Ia mengatakan: “wahai Rasulullah, perempuan masih banyak dan baginda mampu untuk mencari penggantinya, dan tanyalah al jaariyah (pelayan perempuan) maka ia akan membenarkanmu, kemudian Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. Memanggil Barirah dan menanyainya, kemudian Ali -Radiallahuanhu-. Berdiri dan memukulnya dengan pukulan yang sangat keras dan mengatakan: benarkan Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. ,maka Barirah mengatakan: demi Allah, saya tidak mengetahui kecuali ia (Aisyah -Radiallahuanha-.) adalah seorang yang baik, dan saya tidak melihat aib terhadap diri Aisyah -Radiallahuanha-. Kecuali saya sedang membuat adonanku, lalu aku memerintahkannya untuk menjaga adonan itu, kemudian ia tertidur dan datang kambing memakannya!<br />
Aisyah -Radiallahuanha-. Berkata: kemudian Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. Masuk menemuiku dan saya sedang bersama dengan kedua orang tuaku, bersama saya seorang perempuan dari Anshar, saya menangis dan iapun menangis, maka beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. Duduk dan bertahmid memuji Allah swt., kemudian beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. Bersabda: wahai Aisyah sesungguhnya telah sampai kepadamu perkataan orang-orang, bertakwalah kepada Allah, jika engkau benar telah melakukan suatu dosa sebagaimana yang di katakana orang-orang, maka bertaubatlah kepada Allah, karena sesungguhnya Allah swt .menerima taubat hamba-hamba-Nya…<br />
Aisyah -Radiallahuanha-. Berkata: Demi Allah, tiadalah beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. Mengatakan hal tersebut sehingga air mataku mengalir, karena aku merasa tidak melakukan tentang hal tersebut, kemudian aku menunggu kedua orang tuaku untuk menjawab mengenai aku, akan tetapi keduanya tidak mengatakan apa-apa!<br />
Aisyah -Radiallahuanha-. Berkata: demi Allah, sesungguhnya saya merendahkan diriku sehingga Allah swt. Menurunkan dalam al Qur’an, akan tetapi saya berharap semoga Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. Melihat dalam mimpinya Sesutu yang Allah swt. Mendustakan berita tersebut mengenai saya, agar beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. Mengetahui tentang kesucianku, …Aisyah -Radiallahuanha-. Berkata: ketika saya melihat kedua orang tua saya tidak berkomentar, aku berkata kepadanya: kenapa ayah dan ibu tidak  menjawab Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-.? Maka keduanya berkata: demi Allah, kami tidak tahu harus menjawabnya dengan apa. Aiysah -Radiallahuanhu-. Berkata: demi Allah, aku tidak mengetahui sebuah keluarga yang mendapatkan kesedihan sebagaimana yang telah masuk kepada keluarga Abi Bakar di hari-hari tersebut.<br />
Kemudian Aisyah -Radiallahuanha-. Berkata lagi: ketika keduanya tidak jelas sikapnya kepada saya maka aku menangis, kemudian aku berkata: demi Allah, selamanya saya tidak akan bertaubat kepada Allah terhadap apa yang Baginda telah katakan, demi Allah, sesungguhnya saya mengetahui jika saya membenarkan apa yang telah di katakan oleh orang-orang  –sesungguhnya dia (yang menyebarkan kabar bohong) mengetahui bahwasanya saya adalah suci&#8211;   maka aku akan mengatakan apa yang tidak terjadi, dan jika aku mengingkari apa yang mereka katakan maka mereka tidak akan mempercayaiku, Aisyah -Radiallahuanha-. Berkata: kemudian aku ingin menyebut Nabi Ya’qub -Alaihi wasalam- Akan tetapi aku tidak mengingat namanya, maka aku mengatakan: aku mengatakan apa yang telah di katakana oleh bapaknya Nabi Yusuf -Alaihi wasalam-: maka kesabaran yang baik itulah kesabaranku, dan Allah sajalah yang di mohon pertolongan-Nya terhadap apa yang mereka katakan, demi Allah, Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. Tidak meninggalkan tempatnya sampai Allah swt. Menurunkan wahyu kepadanya dan beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. berlindung dengan kainnya, kemudian beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. Meletakkan bantal di bawah kepalanya, adapun saya ketika melihat apa yang terlihat, demi Allah, saya tidak takut, sungguh saya telah mengetahui bahwasanya saya suci, dan bahwasanya Allah swt. Tidak menzalimiku.<br />
Adapun kedua orang tuaku demi yang jiwa Aisyah berada di genggaman-Nya, wahyu belum selesai turun kepada Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. Sampai aku mengira mereka berdua akan meninggal di karenakan khawatir akan turun wahyu dari Allah swt. Yang membenarkan apa yang di katakan oleh orang-orang (mengenai saya), kemudian wahyu dari Allah swt. selesai turunnya kepada Muhammad -Shalallahu alaihi wasalam-. Maka beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. Duduk, sungguh wajah beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. terlihat Berseri-seri bagaikan mutiara di musim dingin, maka beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. Menyapu keringat yang terdapat di wajahnya, kemudian bersabda: “berita gembira wahai Aisyah! Sesungguhnya Allah swt. Telah menurunkan ayat mengenai kesucianmu.<br />
Maka aku mengatakan: segala puji bagi Allah, kemudian Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. Keluar menemui orang-orang kemudian berpidato di depan mereka dan membacakan beberapa ayat kepada mereka:<br />
” Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah dari golongan kamu juga. Janganlah kamu kira bahwa berita bohong itu buruk bagi kamu bahkan ia adalah baik bagi kamu. Tiap-tiap seseorang dari mereka mendapat balasan dari dosa yang dikerjakannya. Dan siapa di antara mereka yang mengambil bahagian yang terbesar dalam penyiaran berita bohong itu baginya azab yang besar”.<br />
(QS. An Nuur: 11).<br />
(perawi: Aisyah -Radiallahuanha-., Hadits shahih, terdapat di shahih Bukhari dan Muslim, al Muhaddits: al Baany, sumber: Fiqhi ssirah, hal/no: 288).<br />
Menunggu sebentar (memperlambat) untuk menemui (isterinya) sehingga ia dapat berhias untuknya<br />
Kami kembali bersama Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. Dari suatu peperangan, maka aku terburu-buru dengan untaku, kemudian orang yang di belakangku mendapatiku (berhasil menyusulku), maka untaku bergerak bersama dengan seokar kambing yang bersamanya, dan  untaku berjalan dengan cepat,kemudian (tiba-tiba aku bertemu) dengan Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. Kemudian beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. Bertanya: apa yang membuatumu terburu-buru? Aku menjawab: saya akan melaksanakan akad pernikahan, Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. Bertanya lagi: dengan seorang gadis atau janda? Aku menjawab: dengan seorang janda, Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. Bersabda: kenapa kamu tidak memilih seorang gadis agar kamu bisa bersenang-senang dengannya begitupun dia, ia berkata: maka ketika kami pergi untuk bertemu dengan isteri kami, Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. Bersabda: tunggu sebentar, sampai kalian masuk menemuinya di malam hari, agar dia (isteri) dapat berhias”.<br />
(Perawi: Jabir bin Abdullah -Radiallahuanhu-., Hadits Shahih, al Muhaddits: al Bukhari, sumber: al Jaami’ ash Shahih, hal/no: 5079).</span></p>
<p><span style="font-family:Scheherazade;">Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. Merawat sendiri isterinya ketika ia sakit<br />
Adalah Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. Ketika salah seorang dari isterinya sedang sakit, maka beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. Meniupkan untuknya dengan (membaca) al mau’idzaat (surah al ikhlash, surah al Falaq dan surah an Naas), kemudian ketika beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. Sakit yang membuatnya wafat, maka beliau -Shalallahu alaihi wasalam-. Meniupkan hal tersebut dan menyapukan ke tubuhnya dengan kedua tangannya, karena kedua tangannya mempunyai berkah yang sangat besar di bandingkan dengan kedua tanganku (Aisyah -Radiallahuanha-.). dalam riwayat Yahya bin Ayyub: Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. Meniupkannya dengan al al mau’idzaat.<br />
(Perawi: Aisyah -Radiallahuanha-., Hadits shahih, al Muhaddits: Muslim, Sumber: al Musnad ash Shahih, hal/no: 2192).</span></p>
<p><span style="font-family:Scheherazade;">Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. Memberitakan berita gembira untuk isterinya dan membahagiakannya<br />
Jibril -Alaihi wasalam- Mendatangi Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. Dan ia mengatakan: ya Rasulullah, ini Khadijah -Radiallahuanhu-. Telah datang, dia membawa bejana yang berisikan kuah,  makanan dan minuman, jika ia telah datang menemuimu maka sampaikanlah salam dari Tuhannya dan dari Saya, dan beritakan berita gembira untuknya dengan sebuah rumah di surga yang terbuat dari mutiara yang tidak ada kegaduhan dan keletihan di dalamnya”.<br />
(Perawi: Abu Hurairah -Radiallahuanhu-., Hadits Shahih, al Muhaddits: Bukhari, Sumber: al Jaami’ ash Shahih, hal/no: 3820).<br />
Dari Aisyah -Radiallahuanha-.: Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. Bersabda: “Sesungguhnya Jibril -Alaihi wasalam- Mengucapkan salam untukmu”. Aku menjawab: untuknya (salam) dan rahmat Allah swt.<br />
Jibril -Alaihi wasalam- Mendatangi Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. Dan mengatakan: “wahai Rasulullah, ini adalah Khadijah telah datang dan ia membawa makanan dan minuman, jika ia telah menemuimu maka sampaikanlah salam dari Tuhannya dan dari saya, dan beritakan berita gembira dengan dengan sebuah rumah di surga yang terbuat dari mutiara yang tidak ada kegaduhan dan keletihan di dalamnya, Maka Rasulullah -Shalallahu alaihi wasalam-. Memberitakan berita gembira itu kepadanya, dan hal tersebut adalah kebahagiaan untuknya”.</span></p>
<p><span style="font-family:Scheherazade;">sumber : http://www.rasoulallah.net/v2/document.aspx?lang=indo&amp;doc=5094</span></p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tigagenerasi.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tigagenerasi.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tigagenerasi.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tigagenerasi.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tigagenerasi.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tigagenerasi.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tigagenerasi.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tigagenerasi.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tigagenerasi.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tigagenerasi.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tigagenerasi.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tigagenerasi.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tigagenerasi.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tigagenerasi.wordpress.com/67/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tigagenerasi.wordpress.com&amp;blog=10399714&amp;post=67&amp;subd=tigagenerasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tigagenerasi.wordpress.com/2010/10/15/rasulullah-saw-sebagai-seorang-suami/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c02bbf621cd86dd33b9844074fa61cb0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tigagenerasi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSVAbMW8WA9IUpTwGRpGK7dXzQ-6Og3sIT0DSu04sCz9PFnQtg&#38;t=1&#38;usg=__sH_6vLQNehd9LZbFEGogSuX2cEY=" medium="image">
			<media:title type="html">mawar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="../wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Nasehat Syeikh Yahya bin Ghulam al bakistany</title>
		<link>http://tigagenerasi.wordpress.com/2010/06/02/nasehat-syeikh-yahya-bin-ghulam-al-bakistany/</link>
		<comments>http://tigagenerasi.wordpress.com/2010/06/02/nasehat-syeikh-yahya-bin-ghulam-al-bakistany/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jun 2010 02:00:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tigagenerasi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islamic]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tigagenerasi.wordpress.com/?p=62</guid>
		<description><![CDATA[Berikut cuplikan diskusi beliau dengan al ustadz Abu Hamzah (pimred Majalah Qiblati) dari www.qiblati.com, insyaAllah Mutiara Nasehat yang sangat indah bagi kita semua) Masalah-masalah ilmiah manhajiyah yang kita diskusikan, dan ucapan beliau dalam masalah-masalah tersebut antara lain: 1. Tentang Jam’iyyah &#8230; <a href="http://tigagenerasi.wordpress.com/2010/06/02/nasehat-syeikh-yahya-bin-ghulam-al-bakistany/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tigagenerasi.wordpress.com&amp;blog=10399714&amp;post=62&amp;subd=tigagenerasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut cuplikan diskusi beliau dengan al ustadz Abu Hamzah (pimred Majalah Qiblati) dari www.qiblati.com, insyaAllah Mutiara Nasehat yang sangat indah bagi kita semua)<br />
Masalah-masalah ilmiah manhajiyah yang kita diskusikan, dan ucapan<br />
beliau dalam masalah-masalah tersebut antara lain:</p>
<p>1. Tentang Jam’iyyah<br />
Syaikh Masyhur Hasan Salman pernah bertanya kepada Syaikh Al-Albani tentang tanzhim (pengorganisasian), maka beliau menjawab: “Pertemuan kita ini tidak terlaksana kecuali dengan tanzhim.”<br />
“Di India Jam’iyyah Ahli Hadits ada Raisnya (ketuanya), ada sekretariatnya, ada programnya, ada jadwal-jadwal pengajiannya.”<br />
Saya (abu Hamzah) katakan: Apa yang beliau sampaikan ini adalah sama persis dengan yang disampaikan kepada saya oleh Syaikh Washiyullah Abbas, 4 tahun lalu saat kami bertamu kepada beliau, yang waktu itu saya diantar oleh akhi Nurkholis –jazahullahu khairan-. Beliau mengatakan bahwa tanpa jam’iyyah ahli hadits, kelompok salafiyyah tidak akan eksis.<br />
Pada saat saya katakan kepada syaikh agar jangan bosan-bosan menerima saya jika berkunjung lagi, dan saya katakan insyaallah pada kunjungan depan saya akan datang dengan membawa istri saya, maka beliau menyanggupinya. Sambil tersenyum beliau mengatakan: “Gampang, nanti akan kita tanzhim (atur).” Terus saya guyoni: wah, jangan-jangan antum akan ditahdzir karena tanzhim ini.” Beliau juga guyon: “Wah, itu tinggal nunggu giliran saja.”</p>
<p>2. Tentang Tahdzir<br />
Ghuluw terjadi dalam hal tahdzir.<br />
Di Inggris pernah ada yang meminta kepada Khathib ied (hari raya) agar membahas (mentahdzir) tentang Sayyid Quthub.<br />
Di Inggir juga ada yang sering di dalam khutbah Jum’at mentahdzir Abul Hasan al-Ma’ribi. Karena seringnya tahdziran (warning) itu hingga seseorang bertanya kepada khathib itu: Apakah Abul Hasan itu Dajjal yang diperingatkan oleh Nabi agar kita menjauhinya?!!</p>
<p>3. Tentang Salafi<br />
Ghuluw juga terjadi dalam menilai sesorang itu salafi atau bukan.<br />
Diantara bentuknya adalah meyakini bahwa tidak ada ulama salafi kecuali dua atau tiga orang. Pernah Syaikh Fulan (beliau menyebut namanya): &#8220;Riyadh tidak ada salafi kecuali Syaikh Abd Karim Barjas dan Syaikh fulan. Kini, karena syaikh Fulan sudah tiada maka salafi kini tingal satu!!!<span id="more-62"></span></p>
<p>4. Tentang Sebab Tahdzir yang tidak mundhabit (akurat, paten)<br />
Saat akh Nuruddin bertanya apa yang melatar belakangi banyaknya tahdziran yang tidak tepat itu, beliau menjawab:<br />
pertama: kurang ilmu. Tidak memiliki qawaid yang tepat dalam memasukkan dan mengeluarkan seseorang dari salafiyyah.<br />
Kedua: kurangnya ketakwaan kepada Allah.<br />
Di Tunis pernah ada satu kelmpok yang menulis surat ke pemerintah –padahal mereka adalah Fussaq; fasik- mengatakan di dalam surat itu:<br />
Kami taat kepada pemerintah, loyal dan setia, tidak seperti kelompok-kelompo lain yang.” (Akhirnya pemerintah malah curiga terhadap mereka yang terkesan menjilat itu, lalu mereka ditangkap).<br />
Islam itu fitrah, apa yang menyalahi fitrah pasti bukan Islam (beliau berkata seperti ini karena tidak setuju dengan ghulw dalam tahdzir dan kaku dalam sikap).<br />
Imam Ahmad pernah ditanya tentang ahli Bid’ah apakah dilaporkan saja kepada pemerintah agar ditangkap? kata beliau: siapa yang akan memberi makan anak-anaknya?!! (beliau berkata seperti ini setelah sebelumnya saya bercerita kalau di Madinah saya mengikuti kajian syaikh Shalih Suhaimi yang membahas tentang shahadah (persaksian) lalu ada penanya yang mengatakan: syaikh apakah kita wajib melaporkan ahli bid’ah itu kepada para masyayikh agar ahli bid’ah ditahdzir dan kita tidak berdosa menyembunyikan kesaksian)<br />
(insyaallah ktipan kajian syaikh Shalih akan kita tayangkan di lain waktu)</p>
<p>5. Tentang Fajar Shadiq dan arah kiblat<br />
(Saat saya ceritakan bahwa sebagian orang mewajibkan taat ulil amri, meskipun terbukti jadwalnya salah, belum masuk fajar shadiq maka beliau mengatakan): Itu syirik, coba engkau renungkan. Maka saya katakan: ya, sebab Allah berfirman tentang ahli kitab yang artinya: mereka menjadikan para ulama dan pendeta sebagai tuhan-tuhan selain Allah.”</p>
<p>6. Tentang Syiah<br />
(Saat saya katakan Syaikh DR. Taufiq memiliki 6 situs anti syiah, beliau berkata memberi info) Syaikh Adnan Ar-ur (murid Syaikh Al-Albani) memiliki 26 situs anti Syiah.</p>
<p>7. Tentang Buku Beliau<br />
Tentang buku Akhbar al-Salaf,: “Untuk pembahasan inkar munkar khususnya inkar ulama terhadap umara saya batasi. Saya tidak menulis banyak untuk maslahat.”<br />
Tentang kitab Tawjihul Maqshad biikmal shahih adabil mufrad (yang baru dihadiahkankepada saya pada waktu itu karena saya bercerita kalau saya mengajarkan kitab Adabul Mufrad): “Sengaja saya tidak membahas warna-warni pakaian wanita karena pertimbangan maslahat.<br />
Jadi terkadang seorang ulama tidak membahas, bukan karena tidak mengetahui atau tidak mengakui, tetapi karena untuk menghindri fitnah”</p>
<p>8. Tentang Kondisi Keagamaan Masyarakat selama 4 tahun ini yang cenderung merosot.</p>
<p>9. Tentang Pembongkaran Situs-Situs Sejarah dan kompensasi yang diberikan kepada pemilik tanah, dan cara pemindahan mereka yang memprihatinkan.<br />
Syaikh Sa’id ibnul Musayyib, saat rumah Nabi Sholallohu &#8216;alaihi wa sallam dibongkar, beliau berkata: Andaikan rumah Nabi Sholallohu &#8216;alaihi wa sallam dibiarkan, agar manusia mengetahui tempat tinggal Rasulullah .</p>
<p>10. Tentang Majalah Qiblati dan Daurah Qiblati.<br />
Pada Daurah lalu saya tidak bisa datang ke daurah Qiblati karena urusan paspor belum selesai.</p>
<p>Abu Hamzah Agus Hasan Bashori<br />
Makkah, 8-4-2010</p>
<p>Karya Tulis Syaikh Zakariya Abu Yahya bin Ghulam Al-Bakistani yang Sudah Dicetak:</p>
<p>1. Shahih al-Matjar ar-Rabih (hadits-hadits fadhilah amal shalih) (Dar Ibn Hazm)<br />
2. Min Akhbar as-Salaf<br />
3. Ahkam al-Adzkar (Maktabah al-Rusyd)<br />
4. Min Ahadits al-Akhbar bima La Yashihhul Akbar.<br />
5. Tanqihul Kalam Fil Ahadits al-Dhaifah Fi Masail al-Ahkam.<br />
6. Ushul al-Fiqh Ala Manhaj Ahlil Hadits (Dar ibnul Jauzi)<br />
7. Taujihul Maqshad biikmal shahih al-Adab al-Mufrad (Maktabah al-Rusyd, i jilid)<br />
8. Ma shahha min atsar al-shahabah fil-fiqh (Dar Ibn Hazm, 3 jilid)<br />
9. al-Ahadits al-Dhi’af wal-Maudhu’at FilAsma&#8217; was-Shifat, beserta as-Subul al-sawiyah Fi ma La Yashih Minal Ahadits Fil Adab as-Syar’iyyah (Dar Ib Hazm)</p>
<p>sumber : www.qiblati.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tigagenerasi.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tigagenerasi.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tigagenerasi.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tigagenerasi.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tigagenerasi.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tigagenerasi.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tigagenerasi.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tigagenerasi.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tigagenerasi.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tigagenerasi.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tigagenerasi.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tigagenerasi.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tigagenerasi.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tigagenerasi.wordpress.com/62/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tigagenerasi.wordpress.com&amp;blog=10399714&amp;post=62&amp;subd=tigagenerasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tigagenerasi.wordpress.com/2010/06/02/nasehat-syeikh-yahya-bin-ghulam-al-bakistany/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c02bbf621cd86dd33b9844074fa61cb0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tigagenerasi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rasulullah Adalah sebaik-baik teladan dalam hidup anda</title>
		<link>http://tigagenerasi.wordpress.com/2010/06/01/rasulullah-adalah-sebaik-baik-teladan-dalam-hidup-anda/</link>
		<comments>http://tigagenerasi.wordpress.com/2010/06/01/rasulullah-adalah-sebaik-baik-teladan-dalam-hidup-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jun 2010 07:41:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tigagenerasi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islamic]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tigagenerasi.wordpress.com/?p=57</guid>
		<description><![CDATA[Hanya beliau dalam catatan sejarah yang menjadi suri teladan dalam segala aspek. · Jika anda seorang hartawan, teladanilah Rasulullah Saw. Ketika beliau berdagang dengan membawa barang dagangan antara Hijaz hingga Syam, dan menguasai perniagaan Bahrain… · Jika anda termasuk orang &#8230; <a href="http://tigagenerasi.wordpress.com/2010/06/01/rasulullah-adalah-sebaik-baik-teladan-dalam-hidup-anda/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tigagenerasi.wordpress.com&amp;blog=10399714&amp;post=57&amp;subd=tigagenerasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hanya beliau dalam catatan sejarah yang menjadi suri teladan dalam segala aspek.</p>
<p>·         Jika anda seorang hartawan, teladanilah Rasulullah Saw. Ketika beliau berdagang dengan membawa barang dagangan antara Hijaz hingga Syam, dan menguasai perniagaan Bahrain…</p>
<p>·         Jika anda termasuk orang yang kurang mampu dalam hal materi, maka ikutilah Rasulullah Saw. Yang tereksklusif pada rakyat Abi Thalib, ketika beliau meninggalkan tempat tinggalnya berhijrah ke Madinah beliau tidak membawa harta benda sedikitpun…</p>
<p>·         Jika anda seorang penguasa maka ikutilah sunnah beliau dan perbuatan-perbuatannya, ketika beliau menjadi penguasa orang arab, beliau menguasai beberapa negeri dan menjadikan penguasa-penguasa mereka tunduk kepada beliau …</p>
<p>·         Jika anda seorang rakyat lemah, anda bisa mengambil dari Rasulullah -shalallahu alaihi wa salam-. Teladan yang baik, ketika beliau teraniaya di Mekkah di bawah kekuasaan orang-orang musyrik…<span id="more-57"></span></p>
<p>·         Jika anda seorang pemenang, anda juga bisa mengambil contoh dari kehidupan Rasulullah -Shalallahu alaihi wa salam-. Ketika beliau menang melawan musuh-musuhnya pada perang Badar, Hunain dan fathu Makkah…</p>
<p>·         Jika anda seorang yang kalah .., ambillah contoh dari Rasulullah Saw. Ketika beliau sedang berperang pada perang Uhud beliau berada di tengah-tengah sahabatnya yang terbunuh dan yang kelemahan karena terluka…</p>
<p>·         Jika anda seorang pengajar, maka anda dapat mengambil contoh darinya, beliau mengajar para sahabatnya di mesjid…</p>
<p>·         Jika anda seorang murid yang  terpelajar, maka anda dapat membayangkan bagaimana keadaan beliau ketika beliau berguru kepada Jibril -alaihi salam-.</p>
<p>·         Jika anda seorang penasihat dan pembimbing yang terpercaya, maka dengarkanlah Rasulullah shalallahu alaihi wa salam-. Ketika beliau menasihati para sahabatnya di masjid Nabawi…</p>
<p>·         Jika anda seorang yatim piatu, ayah beliau meninggal ketika beliau masih di dalam kandungan, kemudian ibunya meninggal ketika masih berumur 6 tahun…</p>
<p>·         Jika anda seorang anak-anak, perhatikan ketika beliau masih kecil di susukan oleh Halimah Sa’diah dengan penuh kasih sayang…</p>
<p>·         Jika anda seorang pemuda, maka bacalah perjalanan seorang penggembala Makkah ini…</p>
<p>·         Jika anda seorang pedagang yang melakukan perjalanan membawa barang dagangan, maka perhatikanlah  keadaan pemimpin kafilah ini yang hendak menuju Basrah…</p>
<p>·         Jika anda seorang hakim, maka perhatikan kebijaksanaan beliau menangani permasalahan ketika para pembesar Makkah saling berselisih dan hampir berperang untuk memperebutkan meletakkan hajar aswad pada tempatnya, mari kita melihat bagaimana beliau menyelesaikan perkara dengan penuh kearifan ketika beliau berada di halaman mesjid Madinah, beliau tidak pilih kasih dan menyamakan hak antara orang kaya dan miskin.</p>
<p>·         Jika anda seorang suami, maka bacalah sejarah dan kehidupan yang jujur dan adil terhadap suami Khadijah dan Aisyah, jika anda seorang ayah maka belajarlah terhadap apa yang telah di lakukan oleh ayah Fatimah az Zahra atau kakek Hasan dan Husein…</p>
<p>Di posisi manapun anda dan bagaimanapun keadaan yang anda alami, siang dan malam yang anda lalui maka anda bisa mencontoh kehidupan Muhammad -Shalallahu alaihi wa salam-. Sebagai petunjuk dan teladan yang baik yang dapat mencerahkan kehidupan anda, kemudian dapat memperbaiki urusan-urusan anda yang membingungkan. Beliau adalah pribadi yang agung di dunia ini.</p>
<p>Oleh: DR. Yahya Ibrahim Yahya</p>
<p>sumber : http://www.rasoulallah.net</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tigagenerasi.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tigagenerasi.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tigagenerasi.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tigagenerasi.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tigagenerasi.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tigagenerasi.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tigagenerasi.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tigagenerasi.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tigagenerasi.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tigagenerasi.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tigagenerasi.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tigagenerasi.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tigagenerasi.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tigagenerasi.wordpress.com/57/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tigagenerasi.wordpress.com&amp;blog=10399714&amp;post=57&amp;subd=tigagenerasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tigagenerasi.wordpress.com/2010/06/01/rasulullah-adalah-sebaik-baik-teladan-dalam-hidup-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c02bbf621cd86dd33b9844074fa61cb0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tigagenerasi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Joseph Cohen, Mantan Anggota Kelompok Radikal Yahudi yang Jadi Mualaf</title>
		<link>http://tigagenerasi.wordpress.com/2010/04/27/joseph-cohen-mantan-anggota-kelompok-radikal-yahudi-yang-jadi-mualaf/</link>
		<comments>http://tigagenerasi.wordpress.com/2010/04/27/joseph-cohen-mantan-anggota-kelompok-radikal-yahudi-yang-jadi-mualaf/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Apr 2010 02:27:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tigagenerasi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islamic]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tigagenerasi.wordpress.com/?p=54</guid>
		<description><![CDATA[Senin, 26 April 10 NEW YORK&#8211;Ketika kartun South Park edisi ke-200 yang menjadikan Rasulullah SAW bahan guyonan dengan mengenakan kostum beruang, ada seorang pemuda yang sangat marah, Yousef al-Khattab. Ia bahkan secara spontan melontarkan pernyataan agar orang-orang di balik kartun &#8230; <a href="http://tigagenerasi.wordpress.com/2010/04/27/joseph-cohen-mantan-anggota-kelompok-radikal-yahudi-yang-jadi-mualaf/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tigagenerasi.wordpress.com&amp;blog=10399714&amp;post=54&amp;subd=tigagenerasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Senin, 26 April 10</p>
<p>NEW YORK&#8211;Ketika kartun South Park edisi ke-200 yang menjadikan Rasulullah SAW bahan guyonan dengan mengenakan kostum beruang, ada seorang pemuda yang sangat marah, Yousef al-Khattab. Ia bahkan secara spontan melontarkan pernyataan agar orang-orang di balik kartun itu berhati-hati, karena bisa jadi mereka akan menjadi sasaran kemarahan umat Islam seperti halnya sutradara Theo Van Gogh di Belanda yang tewas ditikam. Ucapannya kemudian ditulis di berbagai media sebagai &#8220;bentuk ancaman kelompok radikal Islam terhadap para kreator South Park&#8221;. Bahkan karena berita ini pula, produser kartun menghapus edisi &#8220;konyol-konyolan&#8221; itu.</p>
<p>Siapa Yousef al-Khattab? Tak banyak yang tahu. Orang hanya melihatnya sebagai Muslim taat yang &#8220;gampang tersulut&#8221; jika Nabinya dilecehkan.</p>
<p>Yang sebenarnya, Yousef adalah mualaf bernama asli Joseph Cohen. Sebelum kembali tinggal di Amerika Serikat, dia adalah anggota kelompok garis keras Yahudi di Tepi Barat. Dia pindah ke Israel karena doronagn keyakinannya yang kuat pada ajaran Yahudi.</p>
<p>Di sana, ia aktif memperjuangkan perluasan permukiman Yahudi di negara itu. Dia secara rutin mengikuti kelas yang diselenggarakan oleh seorang rabi ortodoks di kotanya.</p>
<p>Suatu hari, dia seperti biasa berselancar di internet. Di sebuah ruang chat (chatroom), dia bertemu teman diskusi yang adalah seorang Muslim. Keduanya saling bertukar pendapat soal pemikiran masing-masing.</p>
<p>Perbincangan itu membekas di hati Cohen. Belakangan, ia yang kemudian hijrah kembali ke Amerika Serikat dan menemukan banyak pencerahan. Akhirnya, ia bersyahadat dan menjadi Muslim. Tak lama setelah ia mengucapkan syahadat, istri dan empat anak Yousef mengikuti jejaknya menjadi Muslim. Sekarang, Yousef al-Khattab aktif berdakwah di kalangan orang-orang Yahudi, meski ia sendiri tidak diakui lagi oleh keluarganya yang tidak suka melihatnya masuk Islam.</p>
<p>Ia mengakui, berdakwah tentang Islam di kalangan orang-orang Yahudi bukan pekerjaan yang mudah. Menurutnya, yang pertama kali harus dilakukan dalam mengenalkan Islam adalah, bahwa hanya ada satu manhaj dalam Islam yaitu manhaj yang dibawa oleh Rasululullah SAW yang kemudian diteruskan oleh para sahabat-sahabat dan penerusnya hingga sekarang. Di negara itu, ia mendirikan organisasi bagi para pemuda Muslim yang sebagian anggotanya adalah mualaf. Namun, organisasinya kadung dicap sebagai kelompok garis keras. &#8220;Ini adalah risiko lain berdakwah,&#8221; ujarnya. (MPACUK/rpblk) </p>
<p>sumber : alsofwah.or.id</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tigagenerasi.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tigagenerasi.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tigagenerasi.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tigagenerasi.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tigagenerasi.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tigagenerasi.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tigagenerasi.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tigagenerasi.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tigagenerasi.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tigagenerasi.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tigagenerasi.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tigagenerasi.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tigagenerasi.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tigagenerasi.wordpress.com/54/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tigagenerasi.wordpress.com&amp;blog=10399714&amp;post=54&amp;subd=tigagenerasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tigagenerasi.wordpress.com/2010/04/27/joseph-cohen-mantan-anggota-kelompok-radikal-yahudi-yang-jadi-mualaf/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c02bbf621cd86dd33b9844074fa61cb0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tigagenerasi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Saya cuma antar.. pak..</title>
		<link>http://tigagenerasi.wordpress.com/2010/04/21/saya-cuma-antar-pak/</link>
		<comments>http://tigagenerasi.wordpress.com/2010/04/21/saya-cuma-antar-pak/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Apr 2010 07:20:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tigagenerasi</dc:creator>
				<category><![CDATA[goresan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tigagenerasi.wordpress.com/?p=46</guid>
		<description><![CDATA[pada zaman dahulu kala.. eh salah ding kayak.. dongeng aja..!! hehehe, kisah ini adalah kisah teman saya satu kos dulu, dia adalah seorang penunggu toko buku yang dimiliki oleh bapak kos saya, suatu hari ia diminta untuk mengirim beberapa majalah &#8230; <a href="http://tigagenerasi.wordpress.com/2010/04/21/saya-cuma-antar-pak/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tigagenerasi.wordpress.com&amp;blog=10399714&amp;post=46&amp;subd=tigagenerasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>pada zaman dahulu kala.. eh salah ding kayak.. dongeng aja..!! hehehe, kisah ini adalah kisah teman saya satu kos dulu, dia adalah seorang penunggu toko buku yang dimiliki oleh bapak kos saya, suatu hari ia diminta untuk mengirim beberapa majalah dan buku ketempat lain, dengan mengendarai sepeda motor iapun berangkat untuk melaksanakan tugas yang ia emban, sesampainya di kota ternyata ada operasi pemeriksaan surat-surat kendaraan oleh kepolisian, dan ia termasuk yang diberhentikan oleh petugas untuk memeriksa kelengkapannya, &#8220;waduh gimana ini..&#8221; pikirnya, udah sim gak punya, stnk mati, iapun kebingungan, pasrah aja deh pikirnya, setelah ditanya stnk dan sim iapun menyerahkan stnk yang mati kepada petugas, dan mengakui bahwa belum punya sim (padahal tidak punya sim) hehehe&#8230; akhiron iapun hendak ditilang oleh petugas yang memeriksanya, dengan wajah yang memelas iapun berkata</p>
<p>pelaku &#8220;yang salah&#8221;: &#8220;maaf pak mohon jangan ditilang..!, saya cuma disuruh antar ini pak&#8221;</p>
<p>petugas : &#8220;waduh kamu harus ditilang.. banyak kesalahanmu ini..&#8221;</p>
<p>pelaku &#8220;masih yang tadi&#8221; :&#8221;saya cuma disuruh antar majalah-majalah ini pak&#8221;</p>
<p>petugas :&#8221;majalah apa yang kamu bawa..&#8221;</p>
<p>pelaku &#8220;tetep&#8221; :&#8221;ada majalah islami ini dan itu pak&#8221;</p>
<p>petugas : &#8220;baik saya beli satu deh, jangan diulangi lagi ya kesalahannya&#8221;</p>
<p>pelaku &#8220;dengan wajah gembira&#8221; :&#8221; iya pak, terima kasih&#8221;</p>
<p>akhiron ia tidak ditilang, dan malah ia bisa menjualkan majalah majikannya, sekarang ia bukan lagi menjadi petugas toko buku, ia sekarang sudah sukses menjadi pemilik sebuah penerbit buku yang menerbitkan buku-buku Islami.</p>
<p>&#8220;Man Jadda Wajada&#8221;</p>
<p>* kurang lebih isi cerita adalah sesuai ingatan saya, adanya kesalahan dalam cerita ini insyaAllah tidak mengubah inti cerita yang telah terjadi.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tigagenerasi.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tigagenerasi.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tigagenerasi.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tigagenerasi.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tigagenerasi.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tigagenerasi.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tigagenerasi.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tigagenerasi.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tigagenerasi.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tigagenerasi.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tigagenerasi.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tigagenerasi.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tigagenerasi.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tigagenerasi.wordpress.com/46/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tigagenerasi.wordpress.com&amp;blog=10399714&amp;post=46&amp;subd=tigagenerasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tigagenerasi.wordpress.com/2010/04/21/saya-cuma-antar-pak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c02bbf621cd86dd33b9844074fa61cb0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tigagenerasi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pelajarilah Agama Nashrani</title>
		<link>http://tigagenerasi.wordpress.com/2010/03/17/pelajarilah-agama-nashrani/</link>
		<comments>http://tigagenerasi.wordpress.com/2010/03/17/pelajarilah-agama-nashrani/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Mar 2010 04:47:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tigagenerasi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islamic]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tigagenerasi.wordpress.com/?p=42</guid>
		<description><![CDATA[sebuah surat kasih dari seorang wanita Nasrani kepada Sahabatnya Muslimah. Aku bekerja di kota Jeddah. Aku pernah menziarahi salah satu temanku yang muslim di sebuah hotel. Bersamaan dengan itu, telah dilakukan pembagian majalah gratis yang dipersembahkan oleh majalah Qiblati untuk &#8230; <a href="http://tigagenerasi.wordpress.com/2010/03/17/pelajarilah-agama-nashrani/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tigagenerasi.wordpress.com&amp;blog=10399714&amp;post=42&amp;subd=tigagenerasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>sebuah surat kasih dari seorang wanita Nasrani kepada Sahabatnya Muslimah.<br />
Aku bekerja di kota Jeddah. Aku pernah menziarahi salah satu temanku yang muslim di sebuah hotel. Bersamaan dengan itu, telah dilakukan pembagian majalah gratis yang dipersembahkan oleh majalah Qiblati untuk jama&#8217;ah haji. Merekapun memberiku majalah tersebut bersama dengan sejumlah jama&#8217;ah haji yang hadir. Setelah aku kembali ke rumah, akupun membuka lembaran-lembarannya. Maka kutemukan bahwa majalah Qiblati berhak untuk mendapatkan perhatian. Tidak hanya kaum muslimin, tapi setiap manusia mungkin bisa mengambil faidah dari majalah ini.</p>
<p>Akan tetapi aku meminta dari Anda sekalian, agar Anda sekalian perhatian dengan mempelajari agama Nashrani, dikarenakan dia adalah agama benar yang diinginkan oleh Allah agar diikuti oleh seluruh manusia. Sebagaimana Anda sekalian menampakkan agama kalian dengan rupa yang baik, maka Anda sekalian harus tahu bahwa agama Nashrani adalah agama yang indah, tidak mengajak kepada pembunuhan manusia, bahkan dia adalah agama keselamatan dan keamanan. Seandainya setiap manusia mengikuti wasiat 10, maka mereka akan merasakan kehidupan yang sesungguhnya.</p>
<p>Jawab:</p>
<p>Selamat datang di majalah Qiblati</p>
<p>Pertama, aku berterima kasih kepada Anda, atas penerimaan Anda terhadap hadiah majalah Qiblati. Sebagaimana aku bersyukur kepada Anda akan pengakuan Anda bahwa agama Islam berhak dipelajari dan diperhatikan.</p>
<p>Aku akan memulai dari mana Anda berakhir. Saat Anda mengatakan bahwa agama Nashrani tidak mengajak kepada pembunuhan manusia, maka aku merasa bahwa Anda mengisyaratkan bahwa agama Islam mengajak kepada pembunuhan manusia. Ini tidak benar, dan mengada-ada. Allah SWT telah menyebutkan dalam al-Qur`an:</p>
<p dir="rtl">مَنْ قَتَلَ نَفْسًا بِغَيْرِ نَفْسٍ أَوْ فَسَادٍ فِي الأرْضِ فَكَأَنَّمَا قَتَلَ النَّاسَ جَمِيعًا</p>
<p>&#8220;Barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, Maka seakan-akan Dia telah membunuh manusia seluruhnya.&#8221; (QS. Al-Maidah: 32)</p>
<p>Maka janganlah menilai agama Islam dari sela-sela perbuatan sebagian pengikutnya. Jika tidak demikian, maka seandainya manusia itu menilai agama Nashrani dari sela-sela sebagian perbuatan orang-orang Nashrani, maka tidak ada seorangpun yang akan masuk ke dalam agama Nashrani.</p>
<p>Kemudian, Anda mengatakan bahwa agama Nashrani adalah agama hak yang diinginkan oleh Allah SWT agar diikuti oleh seluruh manusia. Dan Anda meminta agar kami perhatian dan mempelajari agama Nashrani. Baik, kami akan mempelajari poin penting dalam agama kalian dengan pelajaran singkat.</p>
<p>Sesungguhnya kami berharap agar orang-orang Nashrani mengikuti wasiat 10 yang ada dalam Injil. Akan tetapi kenyataannya Anda sekalian tidak mengikutinya, aku akan menetapkan hal ini bagi Anda dengan mudah:</p>
<p>Apa isi wasiat pertama dari wasiat 10 tersebut?</p>
<p>Yaitu, &#8216;Janganlah kalian memiliki Tuhan yang lain…&#8217; maka apakah Injil telah menyebutkan bahwa tidak ada Tuhan lain bagi Anda selain Yesus?</p>
<p>Dia berkata bahwa, &#8216;Tidak ada Tuhan lain bagimu…&#8217; akan tetapi Anda sekalian mengatakan bahwa Yesus adalah Tuhan! Tuhan Bapak adalah Tuhan, jadi Anda sekalian memiliki Tuhan lain… lantas mengapa Anda sekalian tidak mengikuti wasiat yang pertama dari kesepuluh wasiat tersebut?!!!</p>
<p>Anda sekalian mengatakan bahwa Yesus adalah anak Tuhan… maka saya katakan kepada Anda, &#8216;Ambillah sebuah contoh, bahwa Anda memliki seorang putra. Lalu ada banyak orang ingin membunuh putra Anda, maka apakah yang akan Anda lakukan? Apakah Anda akan biarkan mereka membunuh putra Anda? Dengan yakin, bahwasannya ini adalah hal yang mustahil… jadi mengapa Tuhan membiarkan orang-orang Yahudi membunuh putra-Nya?!!</p>
<p>Anda mengatakan bahwa Yesus adalah anak Tuhan, dan bahwa tuhan telah mati selama tiga hari… maka kami bertanya kepada Anda sekalian, siapakah yang mengatur alam ini pada tiga hari tersebut?!! Saya kira, kita tidak akan pernah mendengar satu jawabanpun…</p>
<p>Anda mengatakan bahwa Yesus adalah anak Tuhan padalah dia punya ibu dan tidak punya bapak, sementara Adam tidak punya itu dan bapak. Lalu mengapa Anda tidak mengatakan bahwa Adam adalah anak Tuhan?!! Maka siapakah yang lebih berhak menjadi anak Tuhan dengan membandingkan kedua hal diatas?!!</p>
<p>Saya bertanya kepada Anda, &#8216;Apakah Yesus itu adalah anak Tuhan satu-satunya? Saya yakin bahwa Anda akan menjawab, &#8216;ya, &#8216; sebagaimana kondisi sebagian besar orang-orang Nashrani. Akan tetapi hakikatnya bahwa Tuhan itu memiliki sejumlah anak menurut Injil.<br />
<span id="more-42"></span><br />
Disebutkan dalam Kejadian (6/2): &#8216;Bahwasannya anak-anak Allah melihat manusia…&#8217;. Disebutkan dalam Keluaran (4/22): &#8216;Demikianlah yang dikatakan oleh Tuhan, &#8216;Israil adalah putra sulungku…&#8217;. Disebutkan dalam Lukas (20/36): &#8216;Jadi, mereka tidak bisa mati juga, dikarenakan mereka seperti malaikat, dan mereka adalah anak-anak Allah.&#8217;</p>
<p>Maka setelah ini, apakah Anda akan berkeyakinan bahwa Yesus adalah putra Allah satu-satunya?!!</p>
<p>Pergilah ke gereja atau tempat mana saja yang Anda suka, atau ke seseorang ahli agama Nashrani di dunia, kemudian tanyailah dia dengan pertanyaan ini, &#8216;Apakah Yesus pernah berkata dalam Injil, &#8216;Sembahlah aku?!&#8217; apakah Yesus berkata, &#8216;Aku adalah Tuhan.&#8217; Percalah kepada aku, Anda tidak menemukan orang yang bisa menjawabnya dengan jawaban, &#8216;Ya.&#8217;</p>
<p>Kuulangi pertanyaannya, &#8216;Apakah Yesus pernah berkata, &#8216;Sembahlah aku.&#8217;? Apakah Yesus pernah berkata, &#8216;Aku adalah anak Tuhan? Tidak, dia tidak pernah mengatakannya… Dikarenakan dia adalah seorang Nabi (Rasul) dan bukan anak Tuhan. Disebutkan dalam Lukas (11/2), &#8216;Maka berkatalah kepada mereka, kapan saja kalian shalat, maka ucapkanlah Bapak kami.&#8217; Lalu mengapa tidak mengatakan kapan saja kalian shalat, maka ucapkanlah Bapak kami dan Yesus?</p>
<p>Sesungguhnya Allah, tuhan kita telah menciptakan kita, dan telah mengabarkan di dalam al-Qur`an yang mulia bahwa Dia telah menciptakan kita agar kita beribadah kepada-Nya.</p>
<p dir="rtl">وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإنْسَ إِلا لِيَعْبُدُونِ (٥٦)</p>
<p>&#8220;Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.&#8221; (QS. Adz-Dzariyat: 56)</p>
<p>Akan tetapi Yesus tidak pernah mengatakan ayat seperti ini dalam kitab suci, jadi mengapa Anda sekalian menyembahnya?!!</p>
<p>Bahkan Yesus berkata dalam Yohanes (17/3): &#8216;Inilah hidup kekal jika mereka mengetahui Engkah adalah satu-satunya Tuhan yang hakiki, sementara Yesus adalah al-Masih yang telah kuutus.&#8217;</p>
<p>Perhatikanlah, Dia tidak mengatakan, &#8216;Kami adalah dua tuhan yang sesungguhnya…&#8217; maka dia mengabarkan bahwa dia bukan Tuhan, dan terdapat Tuhan lain disana, dan inilah yang diimani oleh kaum muslimin.</p>
<p>Kemudian, perhatikanlah ucapannya, &#8216;Yesus adalah al-Masih yang belum kurubah.&#8217; Maka ini adalah sebuah dalil bahwa Allah lah yang mengutus para Nabi, dan diantara mereka adalah Yesus.</p>
<p>Kami, kaum muslimin mengimani bahwa Yesus adalah seorang Nabi dan bukan anak Tuhan. Tidak sah keimanan kami, kaum muslimin tanpa iman dengan Yesus sebagai seorang Nabi dari sekian para Nabi, dia bukan Tuhan, dikarenakan tidak ada sesembahan yang hak kecuali Allah yang wajib bagi kita untuk menyembahnya, bukannya menyembah seorang manusia yang tidak mampu hidup tanpa pertolongan. Disebutkan dalam Yohanna (5/30): &#8216;Aku tidak kuasa untuk melakukan sesuatu dari diriku sendiri.&#8217;</p>
<p>Terakhir, tidakkah Anda setuju dengan saya, bahwa banyak para pendeta yang lebih pinter dari Anda dan lebih pandai Injil daripada seluruh orang-orang Nashrani, mayoritas telah memeluk agama Islam?!! Sebaliknya Anda tidak akan pernah menemui satu saja dari ulama Islam yang memeluk agama Nashrani atau agama lain mana saja?!! Tidakkah poin ini mengajak Anda untuk merenungkan, dan memikirkannya?</p>
<p>Demikianlah, kita membahas satu poin penting dalam agama Anda sekalian sesuai dengan permintaan Anda. Maka apakah setelah ini Anda akan mengatakan bahwa agama Nashrani adalah agama benar yang diinginkan oleh Allah untuk diikuti manusia?!! Jawabannya terserah Anda, Andalah yang menentukan diri Anda sendiri.</p>
<p>Saya berterima kasih sekali lagi atas surat Anda, kami berharap agar Anda senantiasa berkomunikasi dengan kami. (AR)</p>
<blockquote><p>Rubrik ini diasuh oleh: <strong>Syaikh Mamduh Farhan Al-Buhairi</strong><br />
Sumber: <strong>Majalah Qiblati edisi 5 Tahun V</strong></p>
<p><strong>sumber : qiblati.com<br />
</strong></p></blockquote>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tigagenerasi.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tigagenerasi.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tigagenerasi.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tigagenerasi.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tigagenerasi.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tigagenerasi.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tigagenerasi.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tigagenerasi.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tigagenerasi.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tigagenerasi.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tigagenerasi.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tigagenerasi.wordpress.com/42/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tigagenerasi.wordpress.com/42/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tigagenerasi.wordpress.com/42/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tigagenerasi.wordpress.com&amp;blog=10399714&amp;post=42&amp;subd=tigagenerasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tigagenerasi.wordpress.com/2010/03/17/pelajarilah-agama-nashrani/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c02bbf621cd86dd33b9844074fa61cb0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tigagenerasi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TANDA SUBUH ADALAH TERBITNYA FAJAR, APA HUKUM MAKAN DAN MINUM KETIKA MUADZIN ADZAN.</title>
		<link>http://tigagenerasi.wordpress.com/2010/03/08/tanda-subuh-adalah-terbitnya-fajar-apa-hukum-makan-dan-minum-ketika-muadzin-adzan/</link>
		<comments>http://tigagenerasi.wordpress.com/2010/03/08/tanda-subuh-adalah-terbitnya-fajar-apa-hukum-makan-dan-minum-ketika-muadzin-adzan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Mar 2010 06:44:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tigagenerasi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islamic]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tigagenerasi.wordpress.com/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin Pertanyaan. Pertanyaan. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Apa hukum makan dan minum ketika muadzin mengumandangkan adzan atau sesaat setelah adzan, terutama bila terbitnya fajar tidak diketahui dengan pasti ? Jawaban Batas yang &#8230; <a href="http://tigagenerasi.wordpress.com/2010/03/08/tanda-subuh-adalah-terbitnya-fajar-apa-hukum-makan-dan-minum-ketika-muadzin-adzan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tigagenerasi.wordpress.com&amp;blog=10399714&amp;post=38&amp;subd=tigagenerasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr">Oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin Pertanyaan.</p>
<p dir="ltr">
<p dir="ltr">Pertanyaan.<br />
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Apa hukum makan dan minum ketika muadzin mengumandangkan adzan atau sesaat setelah adzan, terutama bila terbitnya fajar tidak diketahui dengan pasti ?</p>
<p dir="ltr">Jawaban<br />
Batas yang menghalangi seseorang yang berpuasa dari makan dan minum adalah terbitnya fajar, berdasarkan firman Allah Ta&#8217;ala.</p>
<p dir="ltr">Artinya : Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. [Al-Baqarah ; 187]</p>
<p dir="ltr">
<p dir="ltr">Dan sabda Nabi Shallallahu alaihi wa sallam</p>
<p dir="ltr">Artinya : Makan dan minumlah kalian sampai Ibnu Ummi Maktum mengumandangakan adzan.</p>
<p dir="ltr">
<p>Perawi hadits ini menyebutkan, Ibnu Ummi Maktum adalah seorang laki-laki buta, ia tidak mengumandangkan adzan kecuali diberitahukan kepadanya, Engkau telah masuk waktu subuh, engkau telah masuk waktu subuh[1]</p>
<p dir="ltr">Jadi, tandanya adalah terbitnya fajar. Jika muadzinnya seorang yang tepat waktu dan dikenal tidak pernah mengumandangkan adzan kecuali setelah terbitnya fajar, apabila ia adzan maka yang mendengarnya wajib menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa dengan patokan mendengar adzannya. Jika muadzinnya memang biasa mengumandangkan adzan berdasarkan perkiraan, maka sebaiknya orang menghentikan kegiatan makannya ketika mendengarnya, kecuali orang yang sedang di dataran dan dapat menyaksikan fajar, maka ia tidak perlu berhenti hanya karena mendengar adzannya sampai ia betul-betul melihat terbitnya fajar jika tidak ada sesuatu yang menghalanginya, karena Allah telah menetapkan hukum ini dengan ketentuan bergantinya malam ke siang yang ditandai dengan terbitnya fajar. Nabi Shallallahu alaihi wa sallam pun telah mengatakan tentang adzannya Ibnu Ummu Maktum, Ia tidak adzan kecuali setelah terbitnya fajar[2]</p>
<p dir="ltr">Perlu saya ingatkan di sini tentang masalah yang dilakukan oleh sebagian muadzin, yaitu mereka mengumandangkan adzan sebelum fajar, yaitu sekitar lima atau empat menit dengan alas an untuk kehati-hatian bagi yang hendak berpuasa.</p>
<p dir="ltr">Sikap kehati-hatian semacam ini termasuk berlebih-lebihan, bukan kehati-hatian yang syar&#8217;i, Nabi Shallallahu alaihi wa sallam telah bersabda :</p>
<p dir="ltr">Artinya : Binasalah orang yang berlebih-lebihan.[3]</p>
<p dir="ltr">Yaitu kehati-hatian yang tidak benar, karena mereka memberikan sinyal kehati-hatian untuk puasa tapi malah menimbulkan keburukan dalam perkara shalat. Banyak orang yang langsung mengerjakan shalat subuh begitu mendengar adzan. Ini berarti orang-orang tersebut shalat subuh karena mendengar adzan yang sebenarnya dikumandangkan sebelum waktunya, padahal mengerjakan shalat sebelum waktunya tidak sah. Dengan demikian berarti telah menimbulkan petaka bagi orang-orang yang shalat.</p>
<p>Lain dari itu, hal ini pun berarti keburukan bagi yang hendak berpuasa, karena adanya adzan tersebut telah menghalangi seseorang yang hendak berpuasa dari makan dan minum, padahal saat tersebut termasuk saat yang masih dibolehkan oleh Allah. Dengan demikian berarti terlah berbuat dosa terhadap orang-orang yang hendak berpuasa, karena ia mencegah mereka dari apa yang dihalalkan oleh Allah bagi mereka, dan berarti pula berdosa terhadap orang-orang yang shalat karena mereka mengerjakan shalat sebelum waktunya, yang mana hal ini membatalkan shalat mereka.</p>
<p>Maka seorang muadzin hendaknya senantiasa bertakwa kepada Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala dan menempuh cara kehati-hatian yang benar berdasarkan Al-Kitab dan As-Sunnah.</p>
<p>[Kitab Ad-Dawah (5), Ibnu Utsaimin, (2/146-148)]</p>
<p dir="ltr">[Disalin dari buku Al-Fatawa Asy-Syariyyah Fi Al-Masail Al-Ashriyyah Min Fatawa Ulama Al-Balad Al-Haram, edisi Indonesia Fatwa-Fatwa Terkini, Penyusun Khalid Juraisy, Penerjemah Amir Hamzah dkk, Penerbit Darul Haq]</p>
<p dir="ltr">_________<br />
Foote Note</p>
<p dir="ltr">[1]. Hadits Riwayat Al-Bukhari, Kitab Al-Adzan (617), Muslim, Kitab Ash-Shiyam (1092)<br />
[2]. Hadits Riwayat Al-Bukhari, Kitab Ash-Shaum (1919), Muslim, Kitab Ash-Shiyam (1092)</p>
<p dir="ltr">[3]. Hadits Riwayat Muslim, Kitab Al-Ilm (2670)</p>
<p dir="ltr">
<p dir="ltr">sumber : http://www.almanhaj.or.id/content/1617/slash/0</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tigagenerasi.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tigagenerasi.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tigagenerasi.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tigagenerasi.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tigagenerasi.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tigagenerasi.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tigagenerasi.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tigagenerasi.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tigagenerasi.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tigagenerasi.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tigagenerasi.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tigagenerasi.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tigagenerasi.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tigagenerasi.wordpress.com/38/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tigagenerasi.wordpress.com&amp;blog=10399714&amp;post=38&amp;subd=tigagenerasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tigagenerasi.wordpress.com/2010/03/08/tanda-subuh-adalah-terbitnya-fajar-apa-hukum-makan-dan-minum-ketika-muadzin-adzan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c02bbf621cd86dd33b9844074fa61cb0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tigagenerasi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengenal sabily gaza</title>
		<link>http://tigagenerasi.wordpress.com/2010/03/03/mengenal-sabily-gaza/</link>
		<comments>http://tigagenerasi.wordpress.com/2010/03/03/mengenal-sabily-gaza/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Mar 2010 01:47:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tigagenerasi</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tigagenerasi.wordpress.com/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[Apa itu Sabily ? Sabily adalah sebuah sistem operasi seperti MS Windows atau Mac OS X. Tanpa sebuah sistem operasi, komputer tidak akan dapat digunakan! Saya sudah menggunakan Windows, kenapa harus menggunakan Sabily ? Karena Sabily bebas, telah mengandung semua &#8230; <a href="http://tigagenerasi.wordpress.com/2010/03/03/mengenal-sabily-gaza/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tigagenerasi.wordpress.com&amp;blog=10399714&amp;post=35&amp;subd=tigagenerasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Apa itu Sabily ?</strong><br />
Sabily adalah sebuah sistem operasi seperti <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Windows" target="_blank">MS Windows</a> atau <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mac_os" target="_blank">Mac OS X</a>. Tanpa sebuah sistem operasi, komputer tidak akan dapat digunakan!</p>
<p><strong>Saya sudah menggunakan Windows, kenapa harus menggunakan Sabily ?</strong><br />
Karena Sabily bebas, telah mengandung semua perangkat lunak yang Anda butuhkan untuk keperluan sehari-hari, dan disesuaikan khusus untuk kaum Muslim.</p>
<p><strong>Apakah membutuhkan kerja keras untuk membuat sebuah sistem operasi ?</strong><br />
Sebenarnya kami tidak memulainya dari nol, kami menggunakan sistem operasi <a href="http://www.ubuntu.com/">Ubuntu</a> sebagai dasar. Ubuntu adalah sebuah distro dari GNU/Linux yang bertujuan menyediakan sebuah sistem operasi yang mudah digunakan, mengikuti perkembangan jaman, stabil dan bebas, bahkan untuk perusahaan sekalipun. Sabily disesuaikan dari Ubuntu dengan membuang, memodifikasi dan menambahkan perangkat lunak, dan juga menyesuaikan desain grafis agar sesuai dengan sistem yang diadaptasi untuk kaum Muslim.</p>
<p><strong>Apakah ada perusahaan seperti Microsoft yang mengembangkan Sabily?</strong><br />
Tidak ada. Hanya komunitas relawan dari seluruh penjuru dunia (Perancis, Tunisia, Mesir, Indonesia, dll.). Anda juga dapat berpartisipasi sebagai pengembang, designer grafis, penguji ataupun hanya berbagi ide.</p>
<p><strong>Apakah fitur utama Sabily?</strong><br />
Perangkat lunak utamanya adalah: <a href="http://www.sabily.org/website/index.php/in/zekr-peralatan-belajar-quran">Zekr</a> dan Mus-haf Othman (Quran study tools), <a href="http://www.sabily.org/website/index.php/in/minbar-prayer-times">Minbar</a> dan Firefox-praytimes (aplikasi prayer times), Monajat (aplikasi yang akan mengeluarkan popups prayers setiap beberapa waktu yang ditentukan), Hijra (kalender islami) dan <a href="http://www.sabily.org/website/index.php/in/webstrict">WebStrict</a> (parental control tool). Bahasa Arab juga didukung dengan baik. Dan tentu saja desain grafis yang telah disesuaikan (lihat <a href="http://www.sabily.org/website/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=3:screenshots&amp;catid=5:general&amp;Itemid=10">tangkapan layar</a>).</p>
<p><strong>Perangkat lunak lainnya yang terkandung di Sabily?</strong><br />
OpenOffice (pengolah kata, spreasheet, presentasi), Firefox (perambah web), Pidgin (pesan instant), F-spot (manajemen foto), Gimp (program manipulasi gambar) dan perangkat lunak multimedia lainnya (video/audio). Semuanya telah terkandung di versi &#8220;kecil&#8221; Sabily, namun versi &#8220;lengkap&#8221; mengandung lebih banyak lagi! (perangkat lunak edukasi, peralatan dan seluruh tilawah Quran, lihat daftar lengkapnya <a href="http://www.sabily.org/website/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=2:content&amp;catid=5:general&amp;Itemid=9">disini</a>)</p>
<p><strong>Sabily terlihat menarik,apa yang harus saya lakukan untuk menggunakannya?</strong><br />
Anda dapat mengunduh berkas ISO dan menulisnya di DVD, kemudian hidupkan komputer Anda dari DVD. Anda akan dapat pilihan untuk menginstal sistem,atau mencobanya. Pada penggunaan pertama kali, kami sarankan Anda untuk mencobanya terlebih dahulu karena lebih aman untuk komputer Anda, tidak akan ada yang akan ditulis di hardisk Anda. Anda juga dapat mencoba Sabily langsung dari Windows, dengan menggunakan Virtual Box image.</p>
<p>http://www.sabily.org/website/index.php/in/sabily/apa-itu-sabily</p>
<p>dari yang saya pakai distro ini adalah salah satu distro turunan ubuntu karmic yang sangat bagus,didalamnya sudah terinstall aplikasi multimedia dan wine untuk menjalankan aplikasi windows.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tigagenerasi.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tigagenerasi.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tigagenerasi.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tigagenerasi.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tigagenerasi.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tigagenerasi.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tigagenerasi.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tigagenerasi.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tigagenerasi.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tigagenerasi.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tigagenerasi.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tigagenerasi.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tigagenerasi.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tigagenerasi.wordpress.com/35/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tigagenerasi.wordpress.com&amp;blog=10399714&amp;post=35&amp;subd=tigagenerasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tigagenerasi.wordpress.com/2010/03/03/mengenal-sabily-gaza/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c02bbf621cd86dd33b9844074fa61cb0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tigagenerasi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BALADA ANAK TIRI</title>
		<link>http://tigagenerasi.wordpress.com/2010/01/27/balada-anak-tiri/</link>
		<comments>http://tigagenerasi.wordpress.com/2010/01/27/balada-anak-tiri/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jan 2010 07:38:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tigagenerasi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islamic]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tigagenerasi.wordpress.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[Syaikh Abu Abdirrahman meriwatkan kisah ini yang semuanya terjadi di Arab Saudi. Kisah ini bermula dari waktu lahirnya seorang bayi lalu pada hari kelahirannya wafatlah ibunya. Bapaknya bingung dalam hal pendidikannya, lalu bibinya mengambilnya untuk hidup bersama anak-anaknya. Bapaknya sibuk &#8230; <a href="http://tigagenerasi.wordpress.com/2010/01/27/balada-anak-tiri/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tigagenerasi.wordpress.com&amp;blog=10399714&amp;post=33&amp;subd=tigagenerasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr">Syaikh Abu Abdirrahman meriwatkan kisah ini yang semuanya terjadi di Arab Saudi. Kisah ini bermula dari waktu lahirnya seorang bayi lalu pada hari kelahirannya wafatlah ibunya. Bapaknya bingung dalam hal pendidikannya, lalu bibinya mengambilnya untuk hidup bersama anak-anaknya. Bapaknya sibuk dalam pekerjaan-pekerjaannya pagi dan sore. Ia tidak tahan hidup menyendiri tanpa istri yang bisa berbagi suka dan duka dengannya. Lalu dia menikah setelah tujuh bulan dari wafat istrinya.</p>
<p dir="ltr">Istrinya yang baru melahirkan dua anak untuknya; anak perempuan dan anak laki-laki. Lalu setelah itu dia memutuskan untuk menghadirkan anak laki-lakinya (dari istri pertama) agar hidup bersama mereka. Umur anak lelakinya belum lebih dari 4 tahun, istrinya tersebut bersikap tidak baik terhadap anak lelakinya dan tidak memperhatinkannya. Dia juga menyerahkan urusan anak terseubt kepada pembantu sebagai tambahan dari pekerjaan-pekerjaannya di rumah tersebut, yaitu: mencuci, bersih-bersih dan menyapu. Ibu ini tidak ragu untuk melemparkan (menyerahkan) kebanyakantugas-tugas rumah tangga yang memang menjadi tugasnya kepada pembantunya.</p>
<p dir="ltr"><span id="more-33"></span>Pada suatu hari di musim dingin yang menusuk tulang sang istri memanggil keluarganya untuk makan malam. Dia memperhatikan keluarganya dan anak-anaknya meremehkan si kecil yang tidak mempunyai siapa-siapa kecuali hanya Allah I, sampai pembantu tersebut sibuk mengurusi hidangan makan malam tersebut dan melupakan si kecil.</p>
<p dir="ltr">Berkumpullah keluarganya disisi sikecil bermain dengan anak-anak lain dari satu tempat ke tempat lain sampai datang waktu makan malam. Mulailah dia melihat makanan yang bermacam-macam. Setiap anak (atau orang) menjurlurkan tangannya ke makanan dan manisan untuk memakannya dan menghilangakan rasa laparnya. Ibu tiri itu tidak memberinya apa-apa kecuali sebagian nasi di sebuah piring, seraya berkata membentak: &#8220;Pergilah dan setiap makan malammu diluar rumah.” Sikecil mengambil piring tersebut dan membawanya keluar, sedangkan mereka asyik makan malam. Si kecil berada dalam udara yang sangat dingin yang bersegera menuju belakang salah satu pintu sambil makan apa yang diberikan padanya seperti kucing seolah-olah makanan tersebut bukan berasa dari jerih payah bapaknya. Tak seorangpun bertanya kemana dia pergi sedangkan si pembantu sibuk dengan pekerjaannya yang menumpuk dan sikecil tidur di tempatnya. Keluarga si istri keluar setelah minta izin kepada yang lain. Dan setelah selesai makan tuan rumah menyuruh pembantu untuk membersihkan rumah dia beristirahat ke kasurnya dan suaminya pun pulang.</p>
<p dir="ltr">Dia masih saja meneruskan tidurnya setelah suaminya bertanya tentang anak laki-lakinya, dia cuma menjawab bahwa dia tidak tahu. Si kecil bersama pembantu seperti biasanya, lalu si bapak tidur. Didalam tidurnya ia bermimpi bertemu istri pertamnya sambil mengatakan kepadanya: “Carilah anakmu.” Lalu dia tersentak bangun dan menanyakan kepada istrinya tentang anak lelakinya. Istrinya berusaha menenangkannya dengan mengatakan bahwa anak laki-lakinya bersama pembantu. Sang suami tidak memaksakan dirinya untuk memastikannya. Iapun tidur lagi dan bermimpi dengan mimpi yang sama dan terbangun. Si istri berkata kepadanya: “Itu Cuma mimpi. Lalu dia kembali tidur dan bermimpi bertemu istri pertamanya  lagi sambil berkata kepadanya: &#8220;Masalahnya sudah selesai; anakku sudah dikembalikan kepadaku.&#8221; Lalu dia terbangun dalam keadaan kaget dan mulai mencari anak laki-lakinya di pembantunya, ternyata  dia tidak menemukannya padanya. Diapun sangat bingung dan mulailah dia bergegas didalam rumahnya dan mencarinya kesetiap pojok rumah sampai di mendapatkan si kecil yang mendekap dirinya dan badannya sudah membiru, tak bernyawa lagi, sedangkan disampingnya ada sepiring nasi yang sudah dia makan sebagianya…!!!</p>
<p dir="ltr"><em>Astaghfirullah, inna lillah wainna ilaihi raji’un</em>.(Sy)</p>
<p dir="ltr">* Majalah Qiblati Edisi 9 Volume 1</p>
<p dir="ltr">http://id.qiblati.com/artikel/kisah/id/57</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tigagenerasi.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tigagenerasi.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tigagenerasi.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tigagenerasi.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tigagenerasi.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tigagenerasi.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tigagenerasi.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tigagenerasi.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tigagenerasi.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tigagenerasi.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tigagenerasi.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tigagenerasi.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tigagenerasi.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tigagenerasi.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tigagenerasi.wordpress.com&amp;blog=10399714&amp;post=33&amp;subd=tigagenerasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tigagenerasi.wordpress.com/2010/01/27/balada-anak-tiri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c02bbf621cd86dd33b9844074fa61cb0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tigagenerasi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SEORANG AYAH BERTAUBAT DENGAN SEBAB ANAKNYA YANG MASIH BERUSIA 7 TAHUN</title>
		<link>http://tigagenerasi.wordpress.com/2009/12/26/seorang-ayah-bertaubat-dengan-sebab-anaknya-yang-masih-berusia-7-tahun/</link>
		<comments>http://tigagenerasi.wordpress.com/2009/12/26/seorang-ayah-bertaubat-dengan-sebab-anaknya-yang-masih-berusia-7-tahun/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Dec 2009 04:15:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>tigagenerasi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islamic]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tigagenerasi.wordpress.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[Satu lagi, kisah nyata di zaman ini. Seorang penduduk Madinah berusia 37 tahun, telah menikah, dan mempunyai beberapa orang anak. Ia termasuk orang yang suka lalai, dan sering berbuat dosa besar, jarang menjalankan shalat, kecuali sewaktu-waktu saja, atau karena tidak &#8230; <a href="http://tigagenerasi.wordpress.com/2009/12/26/seorang-ayah-bertaubat-dengan-sebab-anaknya-yang-masih-berusia-7-tahun/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tigagenerasi.wordpress.com&amp;blog=10399714&amp;post=29&amp;subd=tigagenerasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Satu lagi, kisah nyata di zaman ini. Seorang penduduk Madinah berusia 37 tahun, telah menikah, dan mempunyai beberapa orang anak. Ia termasuk orang yang suka lalai, dan sering berbuat dosa besar, jarang menjalankan shalat, kecuali sewaktu-waktu saja, atau karena tidak enak dilihat orang lain.  Penyebabnya, tidak lain karena ia bergaul akrab dengan orang-orang jahat dan para dukun. Tanpa ia sadari, syetan setia menemaninya dalam banyak kesempatan.  Ia bercerita mengisahkan tentang riwayat hidupnya:  “Saya memiliki anak laki-laki berusia 7 tahun, bernama Marwan. Ia bisu dan tuli. Ia dididik ibunya, perempuan shalihah dan kuat imannya.  Suatu hari setelah adzan maghrib saya berada di rumah bersama anak saya, Marwan. Saat saya sedang merencanakan di mana berkumpul bersama teman-teman nanti malam, tiba-tiba, saya dikejutkan oleh anak saya. Marwan mengajak saya bicara dengan bahasa isyarat yang artinya, ”Mengapa engkau tidak shalat wahai Abi?”  Kemudian ia menunjukkan tangannya ke atas, artinya ia mengatakan bahwa Allah yang di langit melihatmu.  Terkadang, anak saya melihat saya sedang berbuat dosa, maka saya kagum kepadanya yang menakut-nakuti saya dengan ancaman Allah.  Anak saya lalu menangis di depan saya, maka saya berusaha untuk merangkulnya, tapi ia lari dariku.  Tak berapa lama, ia pergi ke kamar mandi untuk berwudhu, meskipun belum sempurna wudhunya, tapi ia belajar dari ibunya yang juga hafal Al-Qur’an. Ia selalu menasihati saya tapi belum juga membawa faidah.  Kemudian Marwan yang bisu dan tuli itu masuk lagi menemui saya dan memberi isyarat agar saya menunggu sebentar… lalu ia shalat maghrib di hadapan saya.  Setelah selesai, ia bangkit dan mengambil mushaf Al-Qur’an, membukanya dengan cepat, dan menunjukkan jarinya ke sebuah ayat (yang artinya):  ”Wahai bapakku, sesungguhnya aku khawatir bahwa kamu akan ditimpa adzab dari Allah Yang Maha Pemurah, maka kamu menjadi kawan bagi syaithan” (Maryam: 45)  Kemudian, ia menangis dengan kerasnya. Saya pun ikut menangis bersamanya. Anak saya ini yang mengusap air mata saya.  Kemudian ia mencium kepala dan tangan saya, setalah itu berbicara kepadaku dengan bahasa isyarat yang artinya, ”Shalatlah wahai ayahku sebelum ayah ditanam dalam kubur dan sebelum datangnya adzab!”  Demi Allah, saat itu saya merasakan suatu ketakutan yang luar biasa. Segera saya nyalakan semua lampu rumah. Anak saya Marwan mengikutiku dari ruangan satu ke ruangan lain sambil memperhatikan saya dengan aneh.  Kemudian, ia berkata kepadaku (dengan bahasa isyarat), ”Tinggalkan urusan lampu, mari kita ke Masjid Besar (Masjid Nabawi).”  Saya katakan kepadanya, ”Biar kita ke masjid dekat rumah saja.”  Tetapi anak saya bersikeras meminta saya mengantarkannya ke Masjid Nabawi.  Akhirnya, saya mengalah kami berangkat ke Masjid Nabawi dalam keadaan takut… Dan Marwan selalu memandang saya.  Kami masuk menuju Raudhah. Saat itu Raudhah penuh dengan manusia, tidak lama datang waktu iqamat untuk shalat isya’, saat itu imam masjid membaca firman Allah (yang artinya),  ”Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syetan. Barangsiapa yang mengikuti langkah-langkah syetan, maka sesungguhnya syetan itu menyuruh mengerjakan perbuatan keji dan munkar. Sekiranya tidaklah karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu sekalian, niscaya tidak seorang pun bersih (dari perbuatan-perbuatan keji dan munkar itu) selama-lamanya, tetapi Allah membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Mendengar dan Maha Mengetahui” (An-Nuur: 21)  Saya tidak kuat menahan tangis. Marwan yang berada disampingku melihat aku menangis, ia ikut menangis pula. Saat shalat ia mengeluarkan tissue dari sakuku dan mengusap air mataku dengannya.  Selesai shalat, aku masih menangis dan ia terus mengusap air mataku. Sejam lamanya aku duduk, sampai anakku mengatakan kepadaku dengan bahasa isyarat, ”Sudahlah wahai Abi!”  Rupanya ia cemas karena kerasnya tangisanku. Saya katakan, ”Kamu jangan cemas.”  Akhirnya, kami pulang ke rumah. Malam itu begitu istimewa, karena aku merasa baru terlahir kembali ke dunia.  Istri dan anak-anakku menemui kami. Mereka juga menangis, padahal mereka tidak tahu apa yang terjadi.  Marwan berkata tadi Abi pergi shalat di Masjid Nabawi. Istriku senang mendapat berita tersebut dari Marwan yang merupakan buah dari didikannya yang baik.  Saya ceritakan kepadanya apa yang terjadi antara saya dengan Marwan. Saya katakan, “Saya bertanya kepadamu dengan menyebut nama Allah, apakah kamu yang mengajarkannya untuk membuka mushaf Al-Qur’an dan menunjukkannya kepada saya?”  Dia bersumpah dengan nama Allah sebanyak tiga kali bahwa ia tidak mengajarinya. Kemudian ia berkata, “Bersyukurlah kepada Allah atas hidayah ini.”  Malam itu adalah malam yang terindah dalam hidup saya. Sekarang -alhamdulillah- saya selalu shalat berjamaah di masjid dan telah meninggalkan teman-teman yang buruk semuanya. Saya merasakan manisnya iman dan merasakan kebahagiaan dalam hidup, suasana dalam rumah tangga harmonis penuh dengan cinta, dan kasih sayang.  Khususnya kepada Marwan saya sangat cinta kepadanya karena telah berjasa menjadi penyebab saya mendapatkan hidayah Allah.”  ( “Da’i Cilik”, Fariq Gasim Anuz, Penerbit: Darul Falah, Jakarta, Indonesia )</p>
<p>http://fariqgasimanuz.wordpress.com/2009/02/04/seorang-ayah-bertaubat-dengan-sebab-anaknya-yang-masih-berusia-7-tahun/</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tigagenerasi.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tigagenerasi.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tigagenerasi.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tigagenerasi.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tigagenerasi.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tigagenerasi.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tigagenerasi.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tigagenerasi.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tigagenerasi.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tigagenerasi.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tigagenerasi.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tigagenerasi.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tigagenerasi.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tigagenerasi.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tigagenerasi.wordpress.com&amp;blog=10399714&amp;post=29&amp;subd=tigagenerasi&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tigagenerasi.wordpress.com/2009/12/26/seorang-ayah-bertaubat-dengan-sebab-anaknya-yang-masih-berusia-7-tahun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c02bbf621cd86dd33b9844074fa61cb0?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">tigagenerasi</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
